Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 27/10/2022, 08:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Jual beli mobil bekas sampai hari ini masih populer di Indonesia. Tidak jarang opsi menjual mobil bekas pakai jadi cara untuk mendapatkan produk baru atau mobil impian.

Seiring era digital, berbagai cara untuk menjual mobil pribadi kini bisa dilakukan, utamanya via online atau dalam jaringan (daring). Jual mobil bekas cara ini juga kerap memanfaatkan aplikasi media sosial untuk menjangkau konsumen lebih luas.

Baca juga: Stellantis Optimistis Krisis Cip Semikonduktor Berakhir di 2023

“Kalo jual mobil bekas setahu saya masih dilakukan secara offline, karena calon pembeli akan memastikan kondisi fisik kendaraan dan dokumen. Namun, banyak penjual yang mengiklankan mobil nya melalui media online,” kata Bayu, salah satu staf dari diler mobil bekas Mobil88 kepada Kompas.com, Rabu (26/10/2022).


Bayu menjelaskan, jika menjual mobil secara online yaitu ada banyak calon pembeli yang mengetahui.

Alhasil, jika tidak terburu-buru menjual mobil akan memungkinkan mendapatkan penawaran terbaik.

Ford Fiesta di bursa mobil bekas MGK KemayoranFebri Ardani/Otomania.com Ford Fiesta di bursa mobil bekas MGK Kemayoran

Namun, kekurangan dari menjual mobil secara daring yaitu akan mudah menerima tamu atau telepon yang tidak dikenal. Maksud dan tujuan dari telepon tersebut terkadang membuat penjual mobil kurang nyaman.

“Bahkan yang telepon menawarkan produk lain, bukan bermaksud membeli mobil. Lebih parah, ada oknum penipu memanfaatkan kesempatan yang ada,” kata Bayu.

Baca juga: Pelindung Interior Mobil dan Speedometer Motor dari V-Kool

Maka dari itu, baik menjual mobil secara online atau offline, Bayu menyarankan agar jangan mudah tergiur dengan orang yang mau membeli dengan harga tinggi. Terutama calon pembeli yang aktif bertanya tanpa melihat langsung mobil yang dijual.

“Hal itu karena cukup marak penipuan dengan modus pura-pura mau beli mobil dengan harga tinggi,” kata Bayu.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.