Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/10/2022, 11:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - BMW lawas menjadi alternatif bagi masyarakat yang menginginkan sedan dengan tampilan sporty, namun memiliki harga terjangkau. Belum lagi, pilihannya begitu beragam.

Namun, banyak anggapan bahwa mobil BMW jadul rawan mengalami overheat atau panas berlebih. Lantas, apakah hal tersebut benar adanya?

Baca juga: Daftar Harga Mobil BMW Bekas, Mulai Rp 18 Jutaan

BMW 318 bermesin E36 bekas dok. Als Euro BMW 318 bermesin E36 bekas

Pemilik Showroom Als Euro Iqbal, mengatakan bila BMW lawas dikatakan mudah overheat itu tidak benar, karena menurut dia semua mobil tua bila tidak mendapatkan perawatan yang baik dari pemiliknya akan mudah mengalami overheat juga.

“Sama sekali tidak benar, sepanjang saya jualan mobil jarang menemukan mesin BMW overheat, kalaupun ada itu karena faktor pengguna yang lalai atau salah memilih bengkel,” ucap Iqbal kepada Kompas.com, Minggu (23/10/2022).

Dia mengatakan kebanyakan orang salah memilih bengkel, karena mobil BMW memiliki karakter yang berbeda dengan mobil-mobil Jepang.

Baca juga: Station Wagon BMW E30 Seken Dibanderol Rp 1,1 Miliar

 BMW E30 325i station wagoninstagram.com/77rshop BMW E30 325i station wagon

“Secara umum mesin BMW ya sama saja, hanya saja ada beberapa hal yang perlu diperhatikan karena komponen yang berbeda letak, beda nama dan cara kerjanya, jadi penting memilih bengkel yang benar-benar kompeten,” ucap Iqbal.

Dia mengatakan tidak hanya mobil BMW lawas, mobil-mobil lain, yang baru sekali pun bila sistem pendinginan mesin bermasalah karena salah penanganan pasti akan mengalami overheat.

“Karena ada cara tersendiri saat melakukan perawatan mobil BMW, misal saat melakukan penggantian air radiator, itu tidak asal buang air radiator lalu diisi penuh, tapi perlu memastikan tidak ada udara yang terperangkap di dalam saluran,” ucap Iqbal.

Baca juga: BMW Yakin Hidrogen Mampu Kalahkan Pamor Mobil Listrik

Jadi, mudah overheat atau tidaknya mobil BMW sangat tergantung dengan perawatan yang dilakukan, tepat atau tidak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.