Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 20/10/2022, 09:02 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Penjualan mobil buatan luar negeri ke Indonesia alias impor dalam kondisi utuh atau Completely Built Up (CBU) naik periode September 2022.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), jumlah impor mobil ke Indonesia pada bulan sembilan tahun ini 8.760 unit.

Artinya, ada peningkatan tipis sekitar 3 persen dari Agustus 2022 yang mana mampu mencapai 8.496 unit.

Baca juga: 1.452 Unit Kendaraan Listrik Disiapkan buat KTT G20

Secara total, dalam kurun Januari – September 2022, jumlah impor mobil CBU ke Indonesia mencapai 59.125 unit.

Pada September 2022, Toyota berhasil merek menjadi merek paling gemar impor mobil dengan porsi terbesar sehingga menyingkirkan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) yang selama tiga bulan berturut-turut mengisi posisi tersebut.


Toyota melakukan impor mobil sebanyak 3.568 unit. Angka tersebut melesat 13 persen dari bulan sebelumnya yang hanya mampu 1.944 unit

Lantaran tergeser, MMKSI menjadi pabrikan mobil dengan jumlah impor terbanyak kedua yakni 2.964 unit. Jumlah tersebut alami penurunan pesat sekitar 35 persen.

Ilustrasi ekspor mobil.KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Ilustrasi ekspor mobil.

Kemudian di posisi ketiga ada PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) dengan dengan jumlah impor 403 unit, sementara itu pada bulan sebelumnya hanya tercatat 369 unit.


Daftar impor merek mobil September 2022:

  1. Toyota : 3.568 unit
  2. Mitsubishi Motors : 2.964 unit
  3. Suzuki : 403 unit
  4. Mazda : 348 unit
  5. Kia : 324 unit

Baca juga: Alasan Toyota Hanya Bawa 41 unit bZ4X untuk KTT G20

Daftar impor merek mobil Agustus 2022:

  1. Mitsubishi Motors : 4.600 unit
  2. Toyota : 1.944 unit
  3. Suzuki : 369 unit
  4. Mazda : 362 unit
  5. Kia : 290 unit

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.