Kompas.com - 27/09/2022, 10:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Penghapusan data Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa dilakukan atas permintaan pemilik kendaraan.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi pemlik kendaraan yang ingin menghapus data STNK-nya.

Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri Brigjen Pol Yusri Yunus menjelaskan, pada Pasal 74 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 dijelaskan tiga ayat yang menyatakan bahwa data kendaraan bermotor bisa dihapus.

Baca juga: Catat, Ini Akses 28 Gerbang Tol di Jakarta yang Kena Ganjil Genap

Jika kendaraan tidak dilakukan penghapusan, maka pemilik kendaraan akan tetap mendapatkan tagihan pajak. Pemilik bisa datang langsung ke kantor polisi untuk meminta penghapusan data STNK.

"Masuk ke ayat 2, yang pertama adalah permintaan dari pemilik kendaraannya sendiri untuk kendaraannya dihapus. Seperti kendaraannya hancur tabrakan, kendaraan yang hilang sudah berapa tahun atau kendaraan yang sudah tidak bisa jalan lagi atau rusak berat," ucap Yusri, dikutip dari laman korlantas.polri.go.id, Selasa (27/9/2022).

biaya balik nama mobil dan tata cara mengurus serta persyaratannyaDok. iStock/Fahroni biaya balik nama mobil dan tata cara mengurus serta persyaratannya

Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh pemilik kendaraan jika ingin menghapus data STNK,yaitu dengan membawa BPKB-STNK dan membuat pernyataan untuk dihapus.

Setelah distempel, nantinya semua akan terdata dan tagihan tidak lagi dibebankan kepada pemilik STNK tersebut.

Baca juga: Kenali Gejala Transmisi Mobil Matik Mulai Bermasalah

Selain itu, data kendaraan juga dapat dihapus secara oleh petugas, jika STNK sudah mati lebih dari lima tahun dan ditambah tidak membayar pajak selama 2 tahun.

"Nah jika sudah terhapus bisa tidak daftar lagi? Sudah tidak bisa ya, kendaraannya silahkan saja disimpan," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.