Kompas.com - 19/09/2022, 12:12 WIB

 

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Bunyi kasar saat mobil melewati jalan bergelombang memang dapat membuat tidak nyaman, khususnya pada pendengaran pengendara.

Bunyi pada saat mobil berjalan di atas jalan yang tidak rata bisa berupa ketukan, getaran bahkan berupa decitan tergantung dari sumber bunyi yang sedang terjadi. Untuk bunyi pin kaliper rem, termasuk bunyi yang sering timbul karena komponen ini mudah kering dan perlu pelumasan secara berkala.

Foreman Aha Motor Spesialis Nissan & Datsun Aji Dwi Nugroho, mengatakan pin kaliper yang kurang pelumasan sering menyebabkan bunyi mirip kaki-kaki yang rusak, tapi bisa dengan mudah dibedakan.

Baca juga: Sumber Bunyi Ketika Mobil Melewati Polisi Tidur

 

Kaliper remKompas.com/Erwin Setiawan Kaliper rem

“Bunyi pin kaliper mirip bunyi kaki-kaki yang rusak, berupa ketukan, bila bunyi dari kaki-kaki selama melewati jalanan tidak rata akan terus berbunyi, tapi kalau dari pin kaliper begitu pedal rem diinjak setengah bunyi ketukan tersebut akan hilang,” ucap Aji kepada Kompas.com, Sabtu (17/9/2022).

Dia mengatakan banyak yang mengira bunyi ketukan tersebut bersumber dari kaki-kaki, sehingga tidak sedikit mobil yang sudah diganti kaki-kakinya, tapi bunyi tetap masih ada.

“Pada dasarnya, pin kaliper rem tersebut kering sehingga ketika terkena getaran akan menimbulkan bunyi, bisa juga karet pin kaliper sudah rusak sehingga tidak ada peredam getaran dari permukaan jalan,” ucap Aji.

Baca juga: Mobil Terdengar Bunyi Aneh, Jangan Sungkan Jelaskan Saat ke Bengkel

Pembesrihan remKompas.com/Erwin Setiawan Pembesrihan rem

Dia mengatakan bunyi tersebut bisa dihilangkan dengan memperbaiki pin kaliper jika rusak atau memberi pelumas sehingga pin kaliper lebih senyap. Seperti yang diketahui, selain melumasi pelumas juga berfungsi sebagai peredam.

Jadi, bunyi pin kaliper pada mobil dapat dibedakan dengan melakukan setengah mengerem, jika bunyi tersebut hilang maka sumber bunyi tersebut besar kemungkinan dari pin kalipernya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.