Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/08/2022, 19:31 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Dalam sebuah rangkaian sistem Continuously Variable Transimission (CVT) sepeda motor matik, ada beberapa komponen yang saling tersinkronisasi, salah satunya roller

Fungsi roller bertugas memutar v-belt menyalurkan tenaga mesin ke roda. Ukurannya bervariasi tergantung tipe skutik. Namun yang paling umum dijumpai adalah 8 sampai 18 gram.  

Kepala Bengkel Honda Zirang Motor Semarang Nurhadi Muslim mengatakan, roller CVT merupakan komponen utama yang mempengaruhi kinerja sistem transmisi. Komponen tersebut akan berputar seirama dengan rasio putaran mesin. 

Baca juga: Wajib Paham, Ini Hitung Waktu Perawatan CVT Skutik

"Roller bertugas menggerakan pulley primer berdasarkan gaya sentrifugal, semakin cepat putaran mesin, roller akan semakin berputar cepat. Sehingga, membuat v-belt yang terhimpit di pulley primer bisa meneruskan putaran mesin ke pulley sekunder," ucapnya kepada Kompas.com, Senin (22/8/2022). 

Teknisnya, saat pulley depan mengembang, v-belt akan meneruskan gaya dan memutar pulley belakang.

Gaya sentrifugal yang dihasilkan membuat pulley belakang memutar dan mendorong kampas ganda untuk menekan mangkok transmisi. 

Komponen CVT sepeda motor matik sedang dilakukan pembongkaran Dicky Aditya Wijaya Komponen CVT sepeda motor matik sedang dilakukan pembongkaran

Kemudian, putaran tadi juga akan memutar gir pada transmisi atau gardan motor matik yang menghasilkan tenaga untuk disalurkan ke roda belakang.

Lancar atau tidaknya putaran pulley pada bagian depan mengembang, tergantung dari roller-nya.

"Untuk ukuran dan masa bobot roller sendiri, juga akan berpengaruh. Roller yang memiliki bobot massa lebih ringan, putaran bearing juga semakin enteng. Karena itu, banyak pemilik skutik yang memodifikasi ganti roller aftermarket," katanya. 

Penggantian roller biasanya untuk menambah top speed atau mengejar akselerasi, tergantung dari ukurannya. Bobot yang ringan biasanya dipakai untuk mengejar akselerasi. 

Baca juga: Kebiasaan Buruk Pengguna Skutik yang Bikin CVT Berusia Pendek

Dengan menggunakan roller ringan, maka tarikan awal akan lebih ringan. Hanya saja konsekuensinya mengurangi top speed, begitu juta sebaliknya.

Perawatan CVT pada motor matikKompas.com Perawatan CVT pada motor matik

Biasanya, penggunaan roller yang berat akan membuat akselerasi motor sedikit berat. Namun nilai plusnya, saat akselerasi kecepatan tinggi skutik menjadi lebih ringan. Hasilnya dapat lebih mudah meraih top speed yang di inginkan. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.