Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/08/2022, 09:22 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Mengendari sepeda motor matik alias skutik, ternyata tak boleh asal. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan bila ingin usia pakai komponen awet. 

Salah satunya soal gaya atau kebiasaan berkendara yang asal, sehingga bisa membuat kerusakan pada sistem penggerak skutik, yakni CVT dan v-belt

Menurut Kepala Bengkel Honda Zirang Motor Semarang Nurhadi Muslim, kesalahan umum yang paling sering terjadi pada pengendara skutik adalah memutar gas sambil menekan tuas rem. 

Kondisi tersebut tanpa disadari berpotensi menimbulkan kerusakan pada v-belt dan rumah CVT.

Baca juga: Hasil MotoGP Austria, Quartararo Rusak Pesta Ducati, Bagnaia Juara

"Meski kelihatannya sepele, itu bisa sangat fatal," ucap Nurhadi kepada Kompas.com, Minggu (21/8/2022). 

Meski ada usia pakainya, v-belt skutik bisa diperpanjang usianya.KompasOtomotif - Donny Apriliananda Meski ada usia pakainya, v-belt skutik bisa diperpanjang usianya.

Nomor satu, kata dia, komponen v-belt dan CVT bisa cepat rusak jika terus melakukan kebiasaan tersebut. 

V-belt menjadi mudah retak dan pada batok CVT akan sedikit meleleh. Karena dengan memutar gas dan menekan pedal rem secara bersamaan, CVT akan dipaksa membuat v-belt di luar kontrol.

Sementara itu, Kepala Bengkel Honda Nusantara Sakti Penggaron Rofiudin mengatakan, kebiasaan buruk tersebut juga akan membuat kampas kopling ganda matik komponen CVT cepat habis akibat terus bergesekan dengan mangkok.

Baca juga: Simulasi Berkendara Motor Listrik Alva One, Keliling Kota Virtual

Komponen CVT sepeda motor matik sedang dilakukan pembongkaran Dicky Aditya Wijaya Komponen CVT sepeda motor matik sedang dilakukan pembongkaran

"Gesekan berlebihan dan terus menerus kampas kopling akan lebih cepat habis," tutur Rofiudin. 

Untuk itu, Rofiudin mengingatkan, sebaiknya para pemilik skutik wajib cek berkala kondisi CVT setiap 8.000 kilometer (km). Paling penting lagi, tinggalkan kebiasaan buruk soal berkendara skutik. 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.