Bahaya jika Ventilasi Uap Bensin pada Tangki Tidak Optimal

Kompas.com - 22/08/2022, 11:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ventilasi uap bensin di tangki bahan bakar mobil merupakan pelengkap agar tekanan udara di dalam sama seperti udara di luar.

Bensin cenderung dapat menguap sehingga udara di dalam tangki bisa mengalami padat bila tidak diberi ventilasi. Selain itu, tangki bahan bakar tanpa ventilasi juga akan menghambat suplai bahan bakar ke karburator karena terjadi kevakuman di dalam tangki.

Foreman Nissan Bintaro Ibrohim, mengatakan jika tangki bahan bakar tidak memiliki ventilasi, maka kendaraan bisa mengalami mogok atau saluran bensin mudah bocor.

Baca juga: Mengenal Sistem Ventilasi Uap Bensin di Tangki Mobil

Foto tangki bensinZulfana K. Rijal Foto tangki bensin

“Jika ventilasi uap bensin pampat, maka kendaraan bisa saja mogok karena suplai bahan bakar menuju karburator berkurang efek terjadi kevakuman di dalam tangki, atau sebaliknya terjadi pemadatan udara karena uap bensin yang berlebih, biasanya membuat saluran bensin mudah bocor,” ucap Ibrohim kepada Kompas.com, Minggu (21/8/2022).

Dia mengatakan hal itu tidak akan terjadi selama ventilasi tangki bahan bakar ada dan tutup tangki bensin masih bagus.

“Beberapa tipe tutup tangki bensin memiliki lubang kecil untuk ventilasi, nah jika itu pampat bisa berbahaya, kendaraan bisa mogok atau terjadi kebocoran bahan bakar di saluran tertentu,” ucap Ibrohim.

Baca juga: Cara Sederhana Cegah Tangki BBM Motor Karatan

Proses kuras bensin pada tangki bensinZulfana K. Rijal Proses kuras bensin pada tangki bensin

Dia mengatakan bila ada kebocoran biasanya tercium bau bensin di sekitar kolong mobil atau di dalam kabin. Salah satu mengatasi bau bensin tersebut yaitu dengan memastikan ventilasi tangki bensin tidak pampat.

“Ventilasi uap bensin yang pampat juga bisa membuat bensin susah diisi penuh,” ucap Ibrohim.

Dia menjelaskan untuk memastikan ventilasi tidak pampat yaitu dengan menyemprot saluran dari dalam tangki dengan udara bertekanan. Jika kondisinya baik, maka udara bisa mengalir bebas ke luar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.