Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/08/2022, 17:42 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Tangki bensin memiliki ventilasi agar tekanan udara di dalamnya sama dengan tekanan atmosfer.

Bensin cenderung mengalami penguapan, sehingga dapat meningkatkan tekanan udara sehingga tangki membutuhkan ventilasi agar uap bensin tak terjebak di dalam.

Hampir semua mobil sudah dilengkapi ventilasi, meski hanya beberapa yang sudah memanfaatkan uap bensin tersebut agar tidak terbuang sia-sia di alam bebas.

Baca juga: Kapan Waktu Ideal Kuras Tangki BBM Mobil?

Foto tangki bensinZulfana K. Rijal Foto tangki bensin

Foreman Nissan Bintaro Ibrohim, mengatakan mobil-mobil modern sudah dilengkapi dengan canister sistem yaitu perangkat yang menyalurkan uap bensin di dalam tangki untuk dialirkan ke dalam ruang bakar.

“Canister sistem namanya, menjaga agar ruang tangki tekanan yang sama dengan udara luar atau 1 atmosfer saat mesin dimatikan, saat pompa bensin aktif tekanan dalam tangki dimanfaatkan ke saluran masuk melalui control purge solenoid,” ucap Ibrohim kepada Kompas.com, Sabtu (20/8/2022).

Dia mengatakan uap bensin yang keluar bisa dimanfaatkan agar ikut terbakar dan menghasilkan tambahan.

Jadi, efisiensi bahan bakar menjadi meningkat serta pencemaran udara dari uap bensin bisa berkurang.

Baca juga: Tak Perlu Turun, Begini Cara Tahu Letak Tutup Tangki BBM Mobil

Petugas mengisi BBM ke kendaraan konsumen di SPBU 14.223.301 Jalan Sisingamangaraja, Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Rabu (13/4/2022). Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan stok BBM dan LPG aman selama Ramadhan dan mudik Idul Fitri 1443 H dengan menyediakan 891 unit mobil tangki, 30 unit Bridger Avtur, 254 unit mobil pembawa LPG (skid tank) dan 32 unit mobil tangki dispenser.ANTARA FOTO/FRANSISCO CAROLIO Petugas mengisi BBM ke kendaraan konsumen di SPBU 14.223.301 Jalan Sisingamangaraja, Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Rabu (13/4/2022). Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan stok BBM dan LPG aman selama Ramadhan dan mudik Idul Fitri 1443 H dengan menyediakan 891 unit mobil tangki, 30 unit Bridger Avtur, 254 unit mobil pembawa LPG (skid tank) dan 32 unit mobil tangki dispenser.

“Di dalam mengatur banyaknya uap bensin yang masuk, control purge solenoid juga memperhatikan kebutuhan campuran bahan bakar dan udara, jadi tidak bisa asal, sistem harus berkomunikasi dengan ECU agar tidak mengganggu performa mesin,” ucap Ibrohim.

Ibrohim mengatakan, suhu mesin ketika masih dingin dan sudah panas tentu membutuhkan jumlah bahan bakar yang berbeda, maka dari itu uap bensin dari tangki tidak bisa asal dialirkan ke dalam ruang bakar melalui saluran masuk.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.