Ducati Tes Perangkat Aero Baru di Motor Bastianini dan Martin

Kompas.com - 06/08/2022, 17:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ducati bisa dikatakan sebagai pelopor fairing aerodinamis, dengan winglet dan tambahan perangkat lainnya. Belum lama ini, Ducati kembali memperkenalkan perangkat terbarunya.

Pabrikan asal Italia tersebut selalu mengulik sektor aerodinamika untuk dikembangkan. Kali ini, Ducati menyematkan perangkat aero pada bagian buritan motornya yang dites saat MotoGP Inggris 2022 di Sirkuit Silverstone.

Baca juga: Ducati Tertarik Rekrut Marc Marquez

Tapi, perangkat tersebut masih dalam tahap pengetesan. Perangkatnya juga disematkan pada pebalap tim satelit Ducati, yakni Enea Bastianini dari Gresini Racing dan Jorge Martin dari Pramac Racing.

Perangkat aero pada Ducati Desmosedici GP21Dok. Gresini Racing Perangkat aero pada Ducati Desmosedici GP21

Berbagai macam tanggapan dari penggemar MotoGP melihat perangkat aero tersebut. Sebagian orang bahkan menyebutnya mirip dengan buntut dinosaurus jenis stegosaurus.

"Itu terlihat menyenangkan, itu terlihat mirip seperti Fast and Furious. Saya yakin jika mereka memasangnya, maka itu bekerja," ujar Quartararo, dikutip dari Speedweek.com, Sabtu (6/8/2022).

Baca juga: Honda Sebut Motor Ducati Bagus, tapi Tanpa Pebalap Jadi Juara Dunia

Bastianini sendiri mengatakan, dia justru melihatnya seperti Pokemon. Dia mengaku menyukai desainnya.

Perangkat aero pada Ducati Desmosedici GP21Dok. Speedweek.com Perangkat aero pada Ducati Desmosedici GP21

"Ketika pertama melihat sayap tersebut, reaksi saya hanya 'Wow'. Ini hanya membuat semakin sulit naik ke atas motor, setelah itu tidak begitu buruk," kata Bastianini.

Menurutnya, feeling saat menggunakan perangkat aero yang baru itu cukup baik untuk saat ini. Tapi, dia dan timnya masih harus mengetesnya lagi dan membandingkannya tanpa perangkat aero tersebut.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by MotoGP™ (@motogp)

"Ini penting untuk memahami apakah ini lebih baik atau tidak. Tapi, kesan pertama saya cukup baik, khususnya saat pengereman jadi lebih stabil. Ini juga tidak buruk terkait kecepatan motor," ujarnya.

Sementara Martin, belum ingin memberikan penilaian. Tapi, menurutnya perangkat aero tersebut tidak memberikan banyak keuntungan.

"Ini terasa sedikit lebih sulit dalam hal pergantian arah dan sedikit lebih baik di trek lurus. Pasa akhirnya, ini masalah kompromi, kami masih harus menganalisanya, apakah lebih baik dengan atau tanpa sayap tersebut," kata Martin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.