Mitos atau Fakta, Radiator Motuba Tidak Boleh Diisi Coolant?

Kompas.com - 05/08/2022, 18:12 WIB

 

KLATEN, KOMPAS.com - Mobil tua bangka (motuba) identik dengan besi tua dan korosi. Hal itu tidak hanya berlaku pada bagian rangka dan bodi mobil, tapi juga pada mesin dan rangkaian air pendingin mesin.

Sementara itu, coolant merupakan zat pendingin mesin yang memiliki sifat anti korosi. Tentu saja hal tersebut dapat membuat mesin serta komponen mesin lebih awet, atau tidak korosi.

Tapi, kenapa malah muncul anggapan bahwa mobil tua tidak boleh diisi coolant?

Baca juga: Lebih Baik Mengisi Radiator dengan Coolant atau Air Biasa?

Pipa Radiator berkaratKompas.com Pipa Radiator berkarat

Pemilik Garasi Mobkas Om Cilok Agus Dwi Giyanto, mengatakan untuk penggunaan coolant pada motuba sebaiknya melihat air radiator sebelumnya atau yang biasa digunakan.

“Jika sebelumnya motuba tersebut menggunakan air murni untuk mengisi air radiator, maka sebaiknya tidak menggantinya dengan coolant, karena hal tersebut dapat berakibat buruk pada komponen seperti radiator, pompa air dan sejenisnya,” ucap Agus kepada Kompas.com, Jumat (5/8/2022).

Dia mengatakan sifat coolant yang anti karat bisa membuat radiator atau pompa air rontok. Tentu saja, tujuan coolant sebenarnya baik yaitu untuk menghilangkan korosi, tapi hal itu justru bisa merontokkan dinding komponen yang mulai korosi tersebut.

Baca juga: Kalau Darurat, “Coolant” Radiator Bisa Dicampur Air

Ilustrasi ganti air radiator motor HondaDok. DAM Ilustrasi ganti air radiator motor Honda

“Malah radiator atau pompa air bisa minta ganti kalau motuba diisi coolant padahal dia tidak terbiasa menggunakan coolant,” ucap Agus.

Dia mengatakan jika penggunaan coolant ini teratur sejak awal, mungkin motuba masih aman menggunakan coolant untuk cairan pendingin mesinnya. Tapi, fakta di lapangan kebanyakan motuba sudah tidak menggunakan coolant, melainkan air biasa.

“Bisa menggunakan air murni seperti air mineral, air RO, atau air kondensasi AC,” ucap Agus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.