Metropod Buatan MAB Siap Dijadikan Kendaraan Tanpa Awak

Kompas.com - 23/07/2022, 15:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Metropod merupakan prototipe kendaraan listrik buatan PT Mobil Anak Bangsa (MAB) untuk dijadikan kendaraan feeder dari tempat tinggal ke terminal bus atau stasiun kereta.

Metropod ini juga punya model yang cukup unik, desainnya simpel, menggambarkan mobil listrik masa depan. Bisa dilihat di bagian depan, cuma ada lampu depan dan sein, model bumpernya juga tidak neko-neko.

Kalau dilihat ke bagian belakang, desainnya hampir mirip dengan depan, bahkan bumpernya serupa. Bedanya ada di model lampu kombinasi rem, sein dan mundur.

Baca juga: Bagi Pengusaha, Benarkah Punya Bus Listrik Bayar Pajak Lebih Murah?

Uji coba kendaraan listrik otonom di Q Big BSDKOMPAS.com/FATHAN RADITYASANI Uji coba kendaraan listrik otonom di Q Big BSD

Bahkan tampak sampingnya juga mirip antara sisi depan dan belakang. Bentuk seperti ini mengingatkan redaksi pada Navya Arma, kendaraan otonom atau tanpa awak yang dites di QBig BSD oleh Sinarmas.

Secara bentuk, Navya Arma juga punya desain muka dan belakang yang serupa. Bedanya ada pada lampu yang menyala, merah untuk di belakang (rem) dan putih di depan.

Lalu, apakah Prototipe Metropod ini juga bisa dibuat jadi kendaraan listrik otonom atau tanpa pengemudi?

Baca juga: Batal Gelar MotoGP, Sirkuit KymiRing Ternyata Bangkrut


B. Prabowo Kartoleksono, Head of Business Development, Sales & After Sales Service PT MAB mengatakan, Metropod siap dijadikan basis kendaraan listrik tanpa awak.

"Kita bikin ini (Metropod) siap untuk dijadikan autonomous vehicle level 4. Konstruksinya sudah siap, basenya sudah cukup," ucapnya kepada Kompas.com, Jumat (22/7/2022).

Untuk membuat kendaraan jadi otonom, memang tidak mudah, perlu adanya tambahan radar atau sensor. Sebut saja untuk Navya Arma yang ada di BSD, sekujur bodinya dipasang delapan sensor.

Kabin Metropod buatan PT Mobil Anak Bangsa (MAB)KOMPAS.com/FATHAN RADITYASANI Kabin Metropod buatan PT Mobil Anak Bangsa (MAB)

Tangkapan sensor tadi pun ditampilkan pada layar yang bisa diakses oleh operator. Jadi kendali kendaraan bisa dipantau lewat alat tersebut.

Melihat bentuknya yang unik, bisa saja prototipe Metropod yang selanjutnya bakal dibekali dengan sistem autonomous. Jadi Indonesia bisa memproduksi kendaraan kompak dengan sistem tanpa awak tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.