Efek Motor Matik Ganti Jenis BBM dari Pertamax ke Pertalite

Kompas.com - 23/07/2022, 13:42 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Kenaikkan harga BBM Non PSO Pertamax series membuat para pengendara sepeda motor beralih ke Pertalite.

Padahal, mempertimbangkan kompresi mesin sepeda motor produksi modern tak lagi diperbolehkan mengkonsumsi BBM oktan dibawah 92. Lalu, apa sajakah risiko yang akan terjadi ketika pakai BBM oktan rendah?

Seperti di ungkapkan Kepala Bengkel Honda Zirang Motor Nurhadi Muslim kepada redaksi Kompas.com. Dia mengatakan, sepeda motor yang menggunakan bensin nilai oktan rendah efek yang akan ditimbulkan mesin akan ngelitik. 

"Knocking atau ngelitik terjadi ketika penggunaan BBM oktan rendah terlalu sering. Tapi paling mudah terasa tenaga tarikan mesin kurang responsif," katanya kepada Kompas.com, Sabtu (23/7/2022). 

Baca juga: Pakai Solar Jelek, Awas Filter Solar Berlendir

Dia melanjutkan, penggunaan BBM sesuai rekomendasi pabrikan sangat dianjurkan untuk tetap menjaga performa mesin. Harapannya, pemilik motor bisa tetap merasakan sensasi tarikan yang bertenaga.

Standar layanan servis di bengkel resmi YamahaFoto: Yamaha Standar layanan servis di bengkel resmi Yamaha

"Selain konsumsi bahan bakar lebih irit karena pembakaran sempurna, ruang bakar mesin juga lebih bersih," kata dia. 

Namun menurut Kepala Bengkel Suzuki Bubakan Slamet Widodo, migrasi penggunaan BBM dari RON 92 ke Pertalite malah kurang tepat. Hal ini diakuinya sebagai delusi pembakaran, yaitu, mesin oktan tinggi tidak bisa membakar keseluruhan sisa BBM di ruang bakar. 

"Khawatirnya, ketika sisa-sisa bensin itu gagal di kompresi melalui dinding liner dan masuk ke dalam bak oli. Sisa-sisa bensin itu kemudian mencampuri oli mesin atau disebut sebagai fuel dilution," ujar Slamet. 

Untuk itu, dia memastikan pemilk kendaraan boleh saja gonta ganti BBM akan tetapi disarankan untuk rutin juga ganti oli mesin. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.