Korelasi Spion Motor dengan Keselamatan Berkendara

Kompas.com - 07/07/2022, 10:31 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Spion pada sepeda motor memiliki fungsi yang cukup krusial bagi pengendara. Karena itu, dimensinya pun dioptimalkan agar bisa maksimal menjangkau titik buta.

Tapi sayagnya tak sedikit pemilik motor yang justru mengganti spion bawaan pabrik dengan keluaran aftermarket. Parahnya lagi, dimensi yang dibeli atau dipasang jauh lebih kecil.

Hal tersebut dilakukan hanya untuk mengejar estetika visual motornya saja, tampa memikirkan faktor keamanan dan keselamatan berkendara. 

Baca juga: Yamaha Stop Jual Soul GT, Simak Harga Skutik Entry Level Juli 2022

Kepala Mekanik Astra Honda Zirang Motor Nurhadi Muslim menjelaskan, poin penilaian utama sebelum mengganti ukuran kaca spion lebar dan tinggi diameternya harus sesuai spesifikasi jenis motor. 

Spion kecil digunakan pengendara dengan alasan estetika- Spion kecil digunakan pengendara dengan alasan estetika

"Lebih ke fungsinya, kalau diganti dengan diameter ukuran lebih kecil tidak masalah.  Syaratnya visibilitas melihat ke belakang tetap aman," ucap dia kepada Kompas.com, belum lama ini. 

Rata-rata spesifikasi spion memiliki tinggi 75 - 80 mm dan lebar 130 - 140 mm, sedangkan tinggi tangkai dari grip berkisar 10 - 13 cm.

Jusri Pulubuhu Founder dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) menyebut, pabrikan produsen motor mendesain diameter ukuran spion agar bisa melihat obyek di belakang dengan jelas. 

"Pandangan pengendara radius beberapa meter dari obyek kendaraan lainnya. Secara periodik penyetelan spion bisa dilakukan secara periodik setiap durasi 5-8 menit," ujar Jusri.

Baca juga: Beda Konsep, Modifikasi Honda ADV 160 Pakai Setang Bongkok 

Dia menambahkan, setelan spion juga tak boleh asal. Bagian bahu spion kanan dan kiri disesuaikan sedikit saja dengan fokus titik rawan blindspot

Setang dan panel intrumen Honda ADV 160Dok. AHM Setang dan panel intrumen Honda ADV 160

"Patokan utamanya area sisi samping kanan dan kiri bisa jelas melihat bagian atas dan bawah. Jika setelan pas cukup melirik sedikit saja jangkauan mata bisa melihat obyek di area sisi samping, dan belakang kendaraan," tutup Jusri. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.