Bahaya, Jangan Putar Balik di Jalan Tol

Kompas.com - 07/06/2022, 18:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Setiap kendaraan yang melintasi jalan tol dilarang putar balik. Bukan tanpa sebab alasan tersebut dibuat, maka dari itu tidak bisa disepelekan.

Ketika hendak putar balik kendaraan harus menurunkan kecepatan, sedangkan posisi mobil tersebut berada di lajur paling kanan yang merupakan lajur cepat untuk mendahului.

Belum lagi kendaraan dari lawan arah yang melaju dengan kecepatan tinggi di lajur kanan, sehingga potensi kecelakaan yang disebabkan oleh putar balik itu sangat besar.

Baca juga: Saat Naik Bus Jangan Letakkan Kaki pada Bagian Ini

Bahkan, pengguna jalan tol yang nekat putar balik akan dikenakan denda dua kali lipat dari tarif tol terjauh di ruas tol tersebut.

“Aturannya sudah jelas, putar balik atau melakukan balik arah itu hanya boleh dilakukan oleh petugas, bukan untuk umum. Risikonya sangat berbahaya karena menyangkut keselamatan semua pengguna jalan," kata Corporate Communication Department Head PT Jasa Marga Irra Susiyanti, belum lama ini kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Kondisi kendaraan di GT Cikampek Utama, Jalan Tol Jakarta-Cikampek saat Mudik Lebaran 2022Jasa Marga Kondisi kendaraan di GT Cikampek Utama, Jalan Tol Jakarta-Cikampek saat Mudik Lebaran 2022

Aturan soal berkendara di jalan tol bisa mengacu pada Undang Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009.

Tepatnya pada pasal 106 yang mengatakan :

"Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mematuhi ketentuan :
a. Rambu perintah atau rambu larangan;
b. Marka Jalan;
c. Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas;
d. Gerakan Lalu Lintas;
e. Berhenti dan Parkir;
f. Peringatan dengan bunyi dan sinar;
g. Kecepatan maksimal atau minimal; dan/atau
h. Tata cara penggandengan dan penempelan dengan kendaraan lain."

Baca juga: Ingat Selalu Ada Konsekuensi Kalau Melakukan Remapping ECU Mobil

"Pada setiap akses putaran atau u-turn itu pasti kita tempatkan rambu larangan, karena itu diperuntukkan hanya untuk petugas. Untuk sanksi dan tilang nanti itu ranahnya langsung ke kepolisian," kata Irra.

Dari segi denda Irra memaparkan, pengguna jalan tol yang putar balik dan kembali masuk ke pintu tol sebelumnya pada sistem pembayaran tol tertutup akan dikenakan sanksi Asal Gerbang Salah (AGS).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.