Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER OTOMOTIF] Bagi Pengemudi Pemula, Begini Cara Atasi Mobil Gagal Menanjak? Belajar Mengemudi Mobil Tidak Boleh Asal, Ini Aturannya

Kompas.com - 01/06/2022, 06:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Kejadian mobil yang gagal menanjak di tanjakan memang bisa menjadi hal yang mengerikan.

Ada perasaan takut mobil tidak kuat menanjak sehingga bisa mundur tidak terkendali. Selain itu, memang ada beberapa kondisi yang menyebabkan mobil gagal menanjak.

Misal seperti kondisi mobil yang kurang prima, jalanan yang tidak rata atau licin, sampai salah cara mengemudikan. Lalu sebagai pengemudi, bagaimana cara agar tidak panik ketika mobil tidak bisa menanjak?

Baca juga: Naik Motor Jangan Asal Ngerem, Ingat Lagi Teknik yang Benar

Selain itu, Jorge Lorenzo mengomentari situasi mantan rekan setimnya Marc Marquez. X-Fuera mengatakan, saat ini sulit melihat Marquez untuk tampil seperti pada musim 2019.

Lorenzo menilai sebelum Marc mengalami kecelakaan di Jerez 2020 yang membuatnya mesti absen selama semusim, banyak pihak termasuk dirinya yakin Marc bakal menyamai rekor Valentino Rossi.

Selengkapnya, berikut 5 artikel terpopuler di kanal otomotif pada Selasa, 31 Mei 2022 :


1. Bagi Pengemudi Pemula, Begini Cara Atasi Mobil Gagal Menanjak


Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, usahakan agar pengemudi tidak panik dan tetap tenang walaupun mobil tidak bisa menanjak saat percobaan pertama.

"Tenangkan pikiran dan introspeksi diri apa yang menjadi masalah sehingga gagal menanjak," ucap Sony kepada Kompas.com, Senin (30/5/2022).

Masalah mobil yang gagal menanjak bisa karena kurangnya kecepatan atau momentum saat mau melewatinya. Selain itu bisa juga karena salah memilih gigi transmisi sehingga mobil terasa kehabisan napas.

Baca juga: Bagi Pengemudi Pemula, Begini Cara Atasi Mobil Gagal Menanjak

2. Marc Marquez Berat Kalahkan Gelar Rossi

Pebalap Repsol Honda Marc Marquez saat melakukan sesi latihan bebas kedua MotoGP Italia di Sirkuit Mugello, Jumat (27/5/2022). AFP/FILIPPO MONTEFORTE Pebalap Repsol Honda Marc Marquez saat melakukan sesi latihan bebas kedua MotoGP Italia di Sirkuit Mugello, Jumat (27/5/2022).

Rossi yang pensiun usai musim 2021 mengoleksi sembilan gelar juara dunia, tujuh di antaranya dari kelas MotoGP. Adapun Marc sampai 2019, mengoleksi delapan gelar, enam di antaranya dari kelas premier.

“Dia mengalami periode terburuk dalam karirnya, tanpa diragukan lagi, dan Honda juga. Sebelum memulai kejuaraan 2020 mereka menandatangani kontrak empat tahun untuk mencoba memecahkan rekor dan mengalahkan Valentino Rossi sebagai gelar, yang saya yakin akan terjadi tanpa kecelakaan di Jerez,” kata Lorenzo mengutip Tuttomotoriweb.it, Selasa (31/5/2022).

Kini Marc memutuskan untuk mundur dari persaingan musim 2022. Dia akan menjalani operasi keempat tulang lengan atas. Jika tidak berhasil hal ini bisa membuatnya berat untuk mengejar gelar Rossi.

Baca juga: Marc Marquez Berat Kalahkan Gelar Rossi

3. Bahaya Terlalu Sering Injak Setengah Kopling di Mobil Transmisi Manual

Posisi kaki kiri tengah menginjak kopling saat mengendarai mobil bertransmisi manual.Youtube/Maxresdefault Posisi kaki kiri tengah menginjak kopling saat mengendarai mobil bertransmisi manual.

Teknik mengemudi mobil transmisi manual berbeda dengan matik. Perbedaan yang paling umum, yaitu pengendara mobil manual harus menginjak pedal kopling ketika hendak memindahkan gigi.

Akan tetapi, masih banyak pengemudi, terutama pemula yang salah saat mengoperasikan mobil transmisi manual.

Salah satunya, yakni menginjak pedal kopling dalam posisi setengah atau tidak sampai mentok.

Baca juga: Bahaya Terlalu Sering Injak Setengah Kopling di Mobil Transmisi Manual

4. Skema Cicilan Honda Brio RS dan Daihatsu Sirion

Komparasi Honda Brio RS dan Daihatsu SirionDoc Kompas Otomotif Komparasi Honda Brio RS dan Daihatsu Sirion

Mobil jenis city car cukup banyak diminati di Tanah Air. Tak heran jika setiap pabrikan kendaraan roda empat berlomba-lomba untuk menghadirkan produk yang berkualitas dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan.

Ada dua merek dari produsen otomotif asal Jepang yang cukup bersaing yakni Honda City RS dan Daihatsu Sirion.

Sebagai informasi, Brio RS CVT dibanderol dengan harga Rp 226.100.00 Mobil ini dibekali dengan dapur pacu SOHC 1.2L dengan 4 silinder 16 katup berteknologi i-VTEC.

Honda mengklaim tenaga yang dihasilkan dari mesin tersebut mencapai 90 pada putaran 6.000 rpm dan torsi maksimal 110 Nm pada 4.800 rpm.

Baca juga: Skema Cicilan Honda Brio RS dan Daihatsu Sirion

5. Cerita Motor China yang Sempat Booming tapi Ambruk di Indonesia

Jialing Target R Foto: Tangkapan layar akun Rayuan Iklan Jialing Target R

Pada tahun 2000-an, pasar sepeda motor Indonesia dibanjiri banyak merek asal China. Beberapa di antaranya saat itu ialah Sanex, Jialing, Zhongshen, Tossa, dan APPKTM. Kehadiran motor China atau mocin saat itu menjadi angin segar buat beberapa masyarakat.

Sebab, harganya lebih murah ketimbang merek Jepang yang merupakan penguasa pasar di Indonesia. Namun, mocin akhirnya ambruk di pasar.

Saat ini hanya sedikit merek China yang masih bertahan di Indonesia, salah satunya ialah APPKTM yang saat itu dikenal dengan sebutan "KTM Inul".

Baca juga: Cerita Motor China yang Sempat Booming tapi Ambruk di Indonesia

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.