Cara Kerja Suspensi Depan Yamaha Rilis Tricity 125, Motor Roda 3

Kompas.com - 22/05/2022, 14:35 WIB
|


LONDON, KOMPAS.com - Yamaha resmi meluncurkan Yamaha Tricity 125 terbaru di Eropa. Skuter roda tiga itu hadir dengan ubahan di mesin, rangka serta detail desain dan fitur baru.

Mengutip Greatbiker, sekilas tampilan Tricity 125 serupa dengan model sebelumnya. Tapi detailnya berubah seperti windshield depan lebih lebar dan lampu depan lebih terang.

Baca juga: Isi Bensin Honda Beat Mahal, Ternyata Minum V-Power, Netizen Jerit

Yamaha Tricity menggunakan apa yang disebut parallelogram link. Sistem ini memungkinkan dua roda depan bergerak bersamaan.
Foto: Tangkapan layar Youtube LMW Technical Video Yamaha Tricity menggunakan apa yang disebut parallelogram link. Sistem ini memungkinkan dua roda depan bergerak bersamaan.

Tricity 125 mempunyai dua roda di depan. Yamaha menyebut sistem kerjanya dengan Leaning Multi Wheel (LMW), yang juga digunakan pada model lain seperti Yamaha Niken.

LMW merupakan sistem yang memungkinkan dua roda depan yang berdiri sejajar dan bisa bergerak mengikuti ayunan motor. Sistem ini membuat pengendara tidak limbung saat belok.

Mengutip penjelasan LMW Technical Video, LMW menggunakan apa yang disebut parallelogram link. Sistem ini yang memungkinkan dua roda depan bergerak bersamaan.

Baca juga: Cara Melakukan Teknik Engine Brake pada Mobil

Cantilevered telescopic suspension, memungkinkan suspensi tiap roda bekerja secara independen.Foto: Tangkapan layar Youtube LMW Technical Video Cantilevered telescopic suspension, memungkinkan suspensi tiap roda bekerja secara independen.

Paralleogram link merupakan konstruksi empat persegi dengan masing-masing sudut dilengkapi engsel. Saat motor miring, engsel di kiri dan kanan akan memiliki sudut kemiringan yang sama.

Baca juga: Komparasi All New Voxy vs Serena C27, Siapa Lebih Ganteng?

Selain digunakan pada Tricity atau Niken, konstruksi paralleogram link ini bisa ditemui pada Peugeot Scooter Metropolis dan Piaggio MP3.

Keunggulan lainnya ialah suspensinya. Di mana suspensi tiap roda bekerja secara independen atau masing-masing. Yamaha menyebutnya cantilevered telescopic suspension.

Suspensi ini memungkinkan suspensi tiap roda bekerja secara independen. Dengan sistem seperti itu disebut dapat meningkatkan gaya berkendara dan karakteristik motor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.