Kompas.com - 22/04/2022, 07:31 WIB
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh TMC Polda Metro Jaya (@tmcpoldametro)

Meski pada satu sisi ada yang dirugikan, seperti kendaraan yang tidak bisa masuk karena pelat berbeda dengan tanggal perjalanan, atau masyarakat yang ingin ke Jakarta tak bisa melewati tol akibat one way, tapi semua sudah dipelajari untuk mencari solusi terbaik.

"Yang pasti kami pemerintah dalam hal ini bersepakat (mengambil) cara bertindak yang paling sedikit merugikan masyarakat. Jadi mohon untuk dimaklumi, karena tidak mungkin kendaraan dengan jumlah yang sedemikian banyak keluar bersamaan dengan tujuan yang hampir sama menuju arah Timur," ucap Firman.

"Kami sampaikan ini supaya masyarakat bisa paham dan mengetahui apa yang menjadi dasar bagi kami untuk menerapkan kebijakan menambah kapasitas jalan atau mengurangi jumlah volume kendaraan yang ada di jalan, tujuannya kelancaran lalu lintas," katanya.

Baca juga: Diprediksi Macet, Waktu Tempuh Mudik ke Semarang Bisa Dua Kali Lipat

Hal tersebut juga disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi, yang menjelaskan bahwa ketiga skema rekayasa lalu lintas diambil dengan banyak pertimbangan.

Targetnya tak sekadar bisa mewujudkan mudik lancar saja, tapi juga aspek keselamatan dalam hal penanganan Covid-19 dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

"Ketiga metode ini kita lakukan bersamaan adalah melihat dari potensi pergerakan atau bangkitan dari sekitar Jabodetabek yang cukup banyak menuju wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah," ucap Budi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.