Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Puluhan Motor Terpeleset di Depok gara-gara Truk Tanah

Kompas.com - 25/03/2022, 14:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika berkendara di jalanan memang perlu tingkat konsentrasi yang tinggi. Mengingat jalanan adalah area umum, pasti digunakan oleh banyak orang dan kendaraan.

Dikutip dari Instagram Depok Terkini, ditampilkan sebuah kejadian di mana ada puluhan motor yang terpeleset di depan KUA Limo, Depok. Diduga pengendara motor terjatuh karena banyaknya lumpur tanah yang lepas dari ban truk yang lewat.

Daerah tersebut memang sedang ada proyek jalan tol, sehingga truk yang memuat tanah kerap keluar masuk area. Kondisi jalanan yang licin seperti ini tentu bisa membahayakan pengguna jalan lain.

Baca juga: Jalan Licin karena Tanah, Pengendara Motor Bawa Ayam Jatuh Terpeleset

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by DEPOK TERKINI (@depokterkini)

 

Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani mengatakan, ketika sedang berkendara dan di depannya terlihat truk yang membawa tanah, sebaiknya jaga jarak aman.

"Jadi kalau ada benda yang jatuh, kita dapat segera menghindar. Bisa juga segera lewati kendaraan tersebut jika ada kesempatan untuk mendahuluinya," ucap Agus kepada Kompas.com, Jumat (25/3/2022).

Kemudian jika kondisi jalanan licin karena lumpur dari truk, pengendara bisa dengan mengurangi kecepatannya. Pastikan kondisi lampu-lampu motor menyala, sehingga bisa melihat kondisi jalan di depan dengan aman.

Baca juga: Tilang Elektronik di Jalan Tol Siap Diberlakukan, Tindak Overspeed dan ODOL

"Hindari pengereman mendadak terutama hanya menggunakan rem depan saja," kata Agus.

Lalu, kalau melihat ada pengendara motor di depannya yang terjatuh, usahakan jangan kaget dan melakukan rem mendadak. Jangan sampai ikut terjatuh dan membahayakan diri sendiri dan orang lain.

"Disarankan ketika berkendara, jari tangan tidak standby pada tuas rem depan, untuk menghindari refleks saat pengereman," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com