3 Kesalahan yang Sering Dilakukan Pengemudi Mobil Manual

Kompas.com - 11/03/2022, 08:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil transmisi manual masih menjadi pilihan banyak orang karena harganya lebih terjangkau dan kemampuannya cukup mumpuni dalam melalui berbagai medan jalan.

Jika dibandingkan dengan mobil transmisi matik, perawatan mobil manual juga dikatakan lebih mudah dan murah.

Meski begitu, masih ada pengemudi yang memiliki kebiasaan buruk saat mengendarai mobil manual, sehingga akhirnya merusak komponen transmisi dan menyebabkan biaya perbaikan jadi lebih besar dari seharusnya. Selain itu, kebiasaan ini juga berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Baca juga: Biasa Menyetir Manual, Jangan Asal Bawa Mobil Matik Tanpa Penyesuaian

Training Director The Real Driving Centre (RDC) Marcell Kurniawan mengatakan bahwa kesalahan paling umum adalah kebiasaan meletakkan kaki di pedal kopling saat mobil sedang melaju.

"Pertama, kaki selalu standby di pedal kopling. Meski hanya menempel, tapi ini bisa menyebabkan kopling cepat aus. Lagipula, itu berpotensi menyebabkan kecelakaan," ucap Marcell.

Ia menyarankan, pengemudi sebaiknya mengistirahatkan kaki dari pedal kopling, saat mobil sedang berhenti ataupun ketika tengah berjalan. Jika jalanan sedang macet atau mobil terpaksa berhenti dalam durasi yang cukup lama, pengemudi sebaiknya memindahkan tuas transmisi ke posisi netral.

Tuas transmisi manual Subaru WRX 2022PAULTAN.org Tuas transmisi manual Subaru WRX 2022

Kedua, pengemudi mobil manual seringkali menginjak gas pada saat kendaraan baru mulai dijalankan. Kebiasaan ini berpotensi membuat mobil terhentak dan maju dalam kecepatan yang mengagetkan pengemudi.

"Cukup lepas perlahan kopling saja, khususnya di jalanan rata. Kemudian tambahkan gas sedikit," kata dia.

Baca juga: Bos Prestige Enggan Berkomentar Soal Pembelian Mobil Mewah Indra Kenz

Ketiga, kebiasaan memasukkan persneling ketimbang rem tangan saat mobil diparkir. Perilaku ini sebenarnya berbahaya, karena jika pengemudi lupa mengecek tuas transmisi, mobil bisa meloncat saat di-starter.

"Beberapa peristiwa terjadi bahwa saat parkir dengan memasukkan gigi persneling orang yang memakai berbeda, sehingga saat mobil distarter mobil meloncat dan bisa juga menimbulkan kecelakaan," kata Suparna, Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.