Marak Kecelakaan di Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu, Pengemudi Harus Waspada

Kompas.com - 10/03/2022, 16:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kecelakaan yang terjadi di perlintasan kereta api (KA) semakin marak terjadi.

Paling baru menimpa mobil Dinas Pejabat Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya yang ringsek usai tertabrak dan terseret KA barang di rel tanpa palang pintu dekat Pondok Pesantren Miftahul Huda, Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (10/3/2022).

Kejadian bermula saat mobil yang dikemudikan pria bernama Didin hendak melintasi rel tanpa palang pintu dan tak mengetahui kereta api barang dari arah Surabaya ke Bandung dan langsung terjadi tabrakan.

Baca juga: Jangan Salah, Ini Perbedaan Oli Mesin Diesel dan Bensin

Mobil Toyota Innova tertabrak dan terseret kereta api sekitar 10 meter dari arah Surabaya menuju Bandung pengangkut barang,” jelas Kepala Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Lalu Lintas Polresta Tasikmalaya, Ipda Zezen Zaenal Mutaqin, dikutip dari Kompas Regional, Kamis (10/3/2022).

Alhasil korban mengalami luka-luka di bagian kepala karena benturan. Sedangkan kondisi mobil mengalami kerusakan parah di bagian depan, belakang dan samping dengan semua kaca mobil pecah.

Foto-foto: Mobil Dinas Pejabat Disdik Kabupaten Tasikmalaya ringsek usai tertabrak dan terseret Kereta Api (KA) Barang saat tak hati-hati menyeberang di perlintasan rel tanpa palang pintu depan Pontren Miftahul Huda, Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (10/3/2022) pagi.KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA Foto-foto: Mobil Dinas Pejabat Disdik Kabupaten Tasikmalaya ringsek usai tertabrak dan terseret Kereta Api (KA) Barang saat tak hati-hati menyeberang di perlintasan rel tanpa palang pintu depan Pontren Miftahul Huda, Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (10/3/2022) pagi.
Pemerhati masalah transportasi Budiyanto mengatakan, untuk meminimalisir dan mencegah kecelakaan perlu adanya upaya pencegahan dan penutupan terhadap perlintasan sebidang ilegal.

Dalam perlintasan resmi dipasang rambu-rambu Stop yang berarti bahwa setiap pengguna jalan yang akan melintas bahwa ada dan tidak pintu perlintasan, pengendara wajib berhenti sejenak dan menoleh ke kiri dan kanan.

“Ini yang sering terjadi terutama lintasan sebidang yang tidak ada pintu perlintasan atau pintu perlintasan rusak, seharusnya wajib berhenti sejenak karena ada rambu-rambu Stop,” kata dia.

Secara hukum, aturan kendaraan melintasi perlintasan kereta sudah diatur tegas dalam Pasal 114 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Pasal tersebut berbunyi:

Pengendara melintas di perlintasan kereta api wilayah Bumi Bintaro Permai, Pondok Aren, Jakarta Selatan, Sabtu (22/2/2020). Tidak berfungsinya palang pintu di perlintasan kereta api sejak 2 tahun lalu mengancam keselamatan warga.KOMPAS.com/M ZAENUDDIN Pengendara melintas di perlintasan kereta api wilayah Bumi Bintaro Permai, Pondok Aren, Jakarta Selatan, Sabtu (22/2/2020). Tidak berfungsinya palang pintu di perlintasan kereta api sejak 2 tahun lalu mengancam keselamatan warga.

Pada perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pengemudi kendaraan wajib:

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.