Alasan Kenapa Mobil Baru dari Diler Tidak Diisi BBM Penuh

Kompas.com - 31/01/2022, 09:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika hendak membeli mobil baru dari diler biasanya sudah diisi bahan bakar minyak (BBM), namun untuk pengisiannya tidak sampai penuh. Ada yang diisi sekitar 20 liter sampai dengan 50 liter saja tergantung dari mobilnya.

Hal ini dilakukan agar pembeli tidak khawatir ketika jalan pulang akan kehabisan bahan bakar. Namun mengapa hanya setengah tangki yang diisi oleh diler cabang?

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Kucing Suka Mencakar Jok Motor

Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak Suparna mengatakan, alasan bahan bakar yang diisi tidak sampai penuh agar pembeli tidak perlu menunggu terlalu lama jika ingin mengisi mobil dengan bahan bakar dengan tingkat yang lebih rendah atau tinggi.

“Pada mobil itu, ada yang namanya learning. Jadi mobil mempelajari kebiasaan dari si pelanggan, mulai dari cara mengemudinya seperti apa, bahan bakar oktan berapa yang digunakan,” ucap Suparna kepada Kompas.com belum lama ini.

Petugas memeriksa alat pengisi bahan bakar minyak jenis baru, Pertalite RON 90, sebelum peluncuran di SPBU Coco, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2015). PT Pertamina (Persero) akan menjual Pertalite RON 90 pertama kali pada Jumat, 24 Juli mendatang di Jakarta, Bandung, dan Surabaya.TRIBUN NEWS / IRWAN RISMAWAN Petugas memeriksa alat pengisi bahan bakar minyak jenis baru, Pertalite RON 90, sebelum peluncuran di SPBU Coco, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2015). PT Pertamina (Persero) akan menjual Pertalite RON 90 pertama kali pada Jumat, 24 Juli mendatang di Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

Suparna menambahkan, jika bahan bakar diisi penuh dari cabang, maka ada kemungkinan mobil terlalu lama menggunakan bahan bakar yang diberikan oleh diler.

Sehingga ketika diisi dengan oktan yang lebih tinggi atau rendah oleh pelanggan, proses learning jadi lebih lama untuk menyesuaikan dengan bahan bakar yang diisikan oleh konsumen.

Baca juga: Kronologi Bus Tabrak Flyover Simpang Lapan Hingga Atap Terlepas

“Jika bahan bakar yang diisi sejak awal di cabang dan oleh pelanggannya sama, maka proses learning bisa lebih cepat. Sistem mobil sudah menyesuaikan dengan kebiasaan pengemudi, misalnya senang injak gas dalam,” kata Suparna.

Untuk proses learning, Suparna mengatakan bahwa proses ini disesuaikan secara elektronis oleh komputer. Untuk jarak learning, mulai dari 0 km sampai 500 km selesai atau ada juga yang lebih lama sampai 1.000 km – 1.500 km karena sering ganti bahan bakar.

Ilustrasi mobil mengisi BBM di SPBU PertaminaDok. Pertamina Ilustrasi mobil mengisi BBM di SPBU Pertamina

Isi dari tangkinya itu tergantung dari mobilnya, karena ada standarnya setiap model. Misalnya seperti Avanza diisi 20 liter, Fortuner 25 liter, Camry, Alphard dan Vellfire kira-kira 50 liter, ada minimal standarnya.

Ada pertimbangan dari pengisian bahan bakar pada mobil baru tersebut. Suparna mengatakan, pengisian bahan bakar tadi agar mobil bisa digunakan pemiliknya pulang ke rumah tanpa khawatir kehabisan bensin atau solar.

Baca juga: Pilihan Mobil Bekas di Bawah Rp 50 Jutaan di Semarang

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.