Pentingnya Bumper Belakang pada Truk

Kompas.com - 23/01/2022, 19:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu perangkat tambahan yang dinilai penting pada sebuah truk adalah rear underrun protection (RUP) alias bumper belakang.

Dalam beberapa kasus, kecelakaan tabrak belakang pada truk memiliki risiko kematian yang tinggi. Terlebih jika sasis truk berada pada posisi lebih tinggi dibandingkan kendaraan lain di sekitarnya. Jika menabrak pantat truk, otomatis sasis truk langsung menghantam kepala pengemudi.

Maka dari itu, piranti ini punya peran penting dalam mengurangi risiko fatalitas atau timbulnya korban jiwa ketika terjadi tabrakan pada bagian belakang truk.

Baca juga: Pakai Kaca Film Mobil Terlalu Genap Ternyata Berbahaya

Bagi mobil, perangkat RUP ini membuat sensor penerima informasi benturan dapat bekerja sehingga airbag bisa mengembang dan mengurangi efek benturan.

Ilustrasi kecelakaan fatal mobil menabrak pantat truk yang tidak dilengkapi RUP Ilustrasi kecelakaan fatal mobil menabrak pantat truk yang tidak dilengkapi RUP

"Itulah alasan KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) begitu getol mendorong semua truk wajib dilengkapi RUP atau bumper belakang," ujar Senior Investigator KNKT Ahmad Wildan kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Ia berharap pemerintah segera mengesahkan landasan hukum seperti undang-undang, peraturan pemerintah, ataupun peraturan menteri yang mewajibkan semua truk untuk dilengkapi dengan RUP.

Baca juga: Tak Terima Ditilang karena Terobos Busway, Pria Ini Malah Ajak Duel Polisi

Tidak adanya landasan hukum ini lah yang menyebabkan pemerintah tidak bisa mewajibkan para pengusaha truk untuk memasang RUP pada seluruh armadanya. Pada akhirnya pemerintah hanya bisa sekadar memberikan himbauan.

Pemasangan rear underrun protection pada sasis truk di Unit Pelaksana Uji Berkala Kendaraan Bermotor (UPUBKB) Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (18/7/2020).KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN Pemasangan rear underrun protection pada sasis truk di Unit Pelaksana Uji Berkala Kendaraan Bermotor (UPUBKB) Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (18/7/2020).

Padahal jika ditelusuri lebih lanjut, Wildan mengatakan bahwa Badan Standarisasi Nasional telah mengatur panduan standar aman pemasangan bumper belakang atau perisai kolong pada kendaraan bermotor angkutan barang ini.

Di antaranya diatur mengenai lebar RUP yang tidak boleh melebihi lebar poros roda belakang yang diukur pada titik terluar roda.

Baca juga: Ganti Warna Pelat Nomor Kendaraan Disertai Cip RFID Dilakukan Bertahap

Sisi terluar penampang juga tidak boleh memiliki ujung dengan sudut tajam dan harus didesain membulat dengan radius minimal 2,5 mm. Selain itu jarak RUP dengan permukaan jalan dengan/tanpa beban tidak boleh lebih dari 550 mm.

Dengan sudah adanya standar nasional mengenai RUP, KNKT berharap para pemilik truk segera melakukan pemasangan meski belum ada aturan yang mewajibkan. Lantas jika pemerintah telah selesai merumuskan regulasi mengenai hal tersebut, masyarakat sudah siap.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.