Gelontorkan Rp 114 Triliun, IBC Gandeng Indika dan Foxconn Menuju Era Elektrifikasi Kendaraan

Kompas.com - 23/01/2022, 18:01 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Hon Hai Precision Industry Co. Ltd (Foxconn), Gogoro Inc, PT Industri Baterai Indonesia (IBC), dan PT Indika Energy Tbk melakukan kerja sama untuk membangun ekosistem kendaraan bermotor di Indonesia.

Kerja sama tersebut dibuktikan dengan penandatanganan komitmen di nota kesepahaman (MoU) dengan nilai total investasi mencapai 8 miliar dollar Amerika Serikat alias setara Rp 114 triliun.

Kolaborasi ini dilakukan melalui skema Build-Operate-Localize (BOL) di Indonesia dengan tiga tahap. Diantaranya, membangun, mengoperasikan, dan melokalisasikan dengan tujuan meningkatkan industri baterai listrik.

Baca juga: Pertumbuhan Kendaraan Elektrifikasi Naik Dua Kali Lipat Lebih pada 2021

Ilustrasi baterai untuk mobil elektrifikasiSHUTTERSTOCK/ROMAN ZAIETS Ilustrasi baterai untuk mobil elektrifikasi

Lebih rinci kerja samanya meliputi pembuatan baterai listrik (termasuk sel baterai, modul baterai, dan baterai), hingga ke pengembangan industri kendaraan listrik roda empat, kendaraan listrik roda dua, dan bus listrik (E-Bus).

Lingkup kerja sama juga mencakup pengembangan industri penunjang EV yang meliputi energy storage system (ESS), battery exchange/swap station, baterai daur ulang, serta riset dan pengembangan (R&D) di bidang baterai elektrik dan EV.

Keseluruhan proyek diperkirakan akan menghasilkan kapitalisasi pasar dengan nilai total lebih dari 100 miliar dollar AS di Indonesia pada tahun 2030.

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan Mou terkait merupakan kelanjutan dari pertemuan di Taiwan pada bulan Oktober 2021.

"Hari ini kita memasuki era baru. Pemerintah Indonesia secara sungguh-sungguh akan mengawal rencana investasi ini, dengan mitra BUMN maupun pengusaha nasional di Indonesia," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (21/1/2022).

Baca juga: Seberapa Laris Mobil Asal Tiongkok di 2021?

Menggunakan baterai jenis lithium-ion, Lexus UX 300e memiliki motor listrik berkapasitas 54,3 kilowatt per jam (kWh) yang dapat menghasilkan 201 horsepower dan torsi 300 Newton meter (Nm).DOK. LEXUS INDONESIA Menggunakan baterai jenis lithium-ion, Lexus UX 300e memiliki motor listrik berkapasitas 54,3 kilowatt per jam (kWh) yang dapat menghasilkan 201 horsepower dan torsi 300 Newton meter (Nm).

"Di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo periode kedua, Indonesia sangat fokus mendorong investasi berkelanjutan terutama pada green energy dan green industry," lanjut Bahlil.

Bahlil mengatakan akan mengawal komitmen investasi tersebut, termasuk memastikan kelancaran realisasi investasi perusahaan asal Taiwan itu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.