Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terminal Jatijajar Dianggap Tak Layak, Polres Depok Mulai Survei Lokasi Street Race

Kompas.com - 19/01/2022, 15:06 WIB
Donny Dwisatryo Priyantoro,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Antusiasme Street Race Ancol yang digelar Polda Metro Jaya cukup tinggi hingga membuat wilayah lain ingin menerapkan hal yang sama. Salah satunya adalah Depok.

Polres Metro Depok hingga saat ini masih mencari lokasi untuk digelarnya street race. Sebelumnya, survei dilakukan di Terminal Jatijajar, tetapi ternyata tidak memadai.

"Kita ke sana, tapi tempatnya tidak pas. Jalannya tidak cukup, kemudian izinnya juga tidak bisa. Itu kan daerah kawasan terminal," ujar Kasatlantas Polres Metro Depok Kompol Jhoni Eka Putra, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (18/1/2022).

Baca juga: Kasatlantas Depok Bantah Mau Menyelenggarakan Street Race

Belum lama ini, Polres Metro Depok juga mengumumkan sudah melakukan survei kedua. Survei tersebut dilakukan di daerah Bojong Gede, Tajurhalang, Kabupaten Bogor.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Metro Depok AKP Elly Pandiansari mengatakan, pihaknya sudah melakukan survei kedua untuk daerah street race atau arena balap motor yang rencananya mulai difasilitasi oleh Polres Metro Depok.

"Dari hasil survei, dari line up ke titik start itu 200 meter. Kemudian, dari arah start menuju finis itu 600 meter. Sedangkan pengereman dari titik finis berjarak 200 meter. Jadi, jumlahnya memang sekitar 1.000 meter," ujar Elly, dikutip dari @lantasrestodepok, Rabu (19/1/2022).

Baca juga: Polres Tangerang Selatan Cek Lokasi yang Akan Dipakai Street Race BSD

Elly menambahkan, dari kondisi jalan, terdapat sedikit rubber street atau tali kejut. Kemudian, jalan sedikit bergelombang untuk sampai ke arah finis.

"Di sini termasuk jauh dari pemukiman. Kemudian untuk penerangan, di sini belum ada penerangan dan disinyalir juga dijadikan ajang balap motor pada sore hari," kata Elly.

Hingga saat ini, belum dipastikan akan digelar di mana Street Race Depok. Begitu pula dengan waktu penyelenggaraannya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China Minta AS Cabut Perintah Terkait Minyak Asal Venezuela
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau