Penjualan Mobil Tahun Ini Diprediksi Naik 5,2 Persen

Kompas.com - 19/01/2022, 16:01 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Riset Ekonomi PT Bank Mandiri Tbk memprediksi bila sektor otomotif, khususnya kendaraan roda empat akan mencapai torehan positif sampai 5,2 persen pada tahun ini.

Hal tersebut tercermin dari tren positif penjualan mobil di pasar domestik sepanjang 2021 usai diberlakukan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) dan dilanjutkan bertahap sampai kuartal akhir 2022.

Di satu sisi, kepercayaan masyarakat (consumers confidence) juga turut pulih seiring pemulihan ekonomi akibat distrubsi vaksin yang dimulai sejak awal tahun lalu.

Baca juga: Pertumbuhan Kendaraan Elektrifikasi Naik Dua Kali Lipat Lebih pada 2021

 Ilustrasi penjualan mobil. (Dok. Shutterstock) Ilustrasi penjualan mobil.

Selain itu, tingginya harga-harga komoditas sepanjang tahun lalu pun ikut memberikan kontribusi agar penjualan mobil niaga terdorong.

“Lonjakan pertumbuhan penjualan mobil di Desember 2021 didorong oleh tingginya penjualan mobil penumpang jelang berakhirnya insentif PPnBM. Dengan berakhirnya insentif, masyarakat cenderung mempercepat atas rencana pembelian mobilnya," tulis pernyataan resmi perseroan.

Sebagai catatan, kinerja penjualan mobil penumpang pada 2021 tumbuh sebesar 69,7 persen year on year (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya dengan total penjualan 660.000 unit.

Sementara kinerja penjualan mobil niaga tumbuh sebesar 58,9 persen yoy dibanding dari capaian 2020 dengan total penjualan 227.000 unit.

Adapun pada tahun 2022, tim riset ekonomi Bank Mandiri memperkirakan penjualan mobil akan terus meningkat seiring dengan pemulihan ekonomi.

Baca juga: Bukan Sekadar Fungsi, Spion Bus Jadi Bagian Estetika Desain

Pengunjung melihat mobil-mobil yang dipamerkan pada pembukaan IIMS Hybrid 2021 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (15/4/2021). Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 yang berlangsung pada 15-25 April itu digelar secara daring (online) dan kunjungan langsung dengan pembatasan kapasitas dan penerapan protokol kesehatan Covid-19.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pengunjung melihat mobil-mobil yang dipamerkan pada pembukaan IIMS Hybrid 2021 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (15/4/2021). Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 yang berlangsung pada 15-25 April itu digelar secara daring (online) dan kunjungan langsung dengan pembatasan kapasitas dan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

“Kami memperkirakan penjualan mobil di tahun 2022 akan meningkat 5,2 persen dengan total penjualan 933.000 unit. Kami berpendapat bahwa hilangnya insentif diskon PPnBM di tahun 2022 menyebabkan harga-harga mobil meningkat," tulis pernyataan itu lagi.

"Namun, penurunan penjualan mobil akibat hilangnya insentif tersebut akan berlangsung sementara, mengingat faktor pemulihan ekonomi dan program vaksinasi yang terus berlanjut memiliki dampak yang lebih besar terhadap penjualan mobil," lanjutnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.