JAKARTA, KOMPAS.com - Daya jelajah menjadi perhatian utama dalam berkendara mobil listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) di Indonesia, khususnya dalam perjalanan jauh seperti mudik Lebaran.
Namun, hal tersebut agaknya tidak berlaku bagi para pengguna Lexus, karena bisa menikmati layanan spesial berupa powerbank berjalan yang dinamakan Lexus Mobile Concierge Service.
Sehingga, apabila pengguna salah perkiraan yang memungkinkan daya baterai habis di tengah jalan, pengguna memiliki banyak opsi darurat, seperti yang dialami redaksi Kompas.com saat menguji daya jangkau Lexus RZ 450e dalam acara bertajuk "Electrification Journey Festival 2024".
Baca juga: Plus Minus Berangkat Mudik Pakai Mobil Pribadi di Malam Hari
Dalam pengujian ini, mobil ditantang untuk tidak melakukan pengisian daya baterai dalam perjalanan Semarang menuju Karawang, Jawa Barat, sebagai pintu masuk paling dekat menuju Jakarta via Tol, guna melihat secara langsung daya jangkauan mobil.
Selama perjalanan, mobil diisi oleh empat orang dewasa dengan rata-rata berat mencapai 75 kg, dengan seluruh fitur diaktifkan, termasuk air conditioner (AC) dengan hembusan angin dan suhu paling rendah, agar mendapat gambaran penggunaan harian yang nyata.
Hasilnya, didapatkan bahwa baterai RZ 450e sudah habis saat menempuh jarak 324,5 Km.
Baca juga: Kemenhub Jadikan Jembatan Timbang buat Tempat Istirahat Pemudik
Namun, mobil masih bisa dijalankan hingga benar-benar tak bisa bergerak saat odometer menunjukkan jarak yang telah ditempuh sejauh 328,8 kilometer.
Data ini cukup berbeda dengan klaim yang diperoleh dari pengujian WLTP, yaitu 400 Km.
Maka, beban pada kendaraan dan medan jalan yang dilalui sangat berpengaruh terhadap daya konsumsi listrik mobil.
Dalam kondisi tersebut, redaksi langsung menghubungi contact centre Lexus di 021-390-9999.
Baca juga: Cara Aman Operasikan Mobil Matik CVT untuk Mudik
Petugas lantas meminta detail kondisi mobil dan lokasi terkini untuk dikirimkan bantuan darurat.
Tidak berselang lama, hadir satu Toyota Hilux double cabin yang sudah dimodifikasi menggendong baterai besar di baknya.
Jadi, bukan mesin diesel atau genset, tetapi benar-benar baterai berkapasitas 30 kW.
Namun demikian, realisasinya nanti akan disesuaikan dengan kebutuhan.
Jadi, tidak semua daya yang ada ditransfer ke mobil.
News
Brandzview
Homey
Hype
Travel
Travel
Brandzview
Otomotif
Otomotif
Otomotif
Hype
Prov
Prov
News