Libur Nataru, Polda Banten Terapkan Ganjil Genap di Tol Tangerang-Merak

Kompas.com - 10/12/2021, 14:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Penerapan pembatasan mobilitas masyarakat pada saat libur natal dan tahun baru 2022 mulai diterapkan oleh beberapa Pemerintah Daerah.

Seperti yang dilakukan Polda Banten yang akan memberlakukan kebijakan ganjil genap di Tol Tangerang-Merak. Kebijakan ini diberlakukan pada masa libur natal dan tahun baru mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Baca juga: Makin Galak, Kemenhub Potong 1.156 Truk ODOL di Jawa Timur

Wakapolda Banten, Brigjen Pol. Drs. Ery Nursatari, M.H, menjelaskan bahwa level 3 telah ditiadakan, tetapi beberapa kabupaten kota di Banten masih level 3.

“Jadi akan menindaklanjuti keputusan pemerintah pusat. Nanti akan ada ganjil genap di jalan tol,” kata Ery dalam keterangan resmi, Rabu (8/12/2021).

Suasana jalan tol Tangeang-Jakarta saat uji coba sistem ganjil genap di Pintu Tol Kunciran 2, Tangerang, Banten, Senin (16/4/2018). Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono menargetkan, kebijakan sistem ganjil-genap di tol Tangerang-Jakarta bisa mengurangi kepadatan menuju Jakarta hingga 50 persen.KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBEL Suasana jalan tol Tangeang-Jakarta saat uji coba sistem ganjil genap di Pintu Tol Kunciran 2, Tangerang, Banten, Senin (16/4/2018). Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono menargetkan, kebijakan sistem ganjil-genap di tol Tangerang-Jakarta bisa mengurangi kepadatan menuju Jakarta hingga 50 persen.

Demi mengurangi potensi persebaran virus covid-19 yang masih belum selesai di Indonesia, pengunjung tempat wisata di kawasan Banten juga akan dikurangi meskipun diperbolehkan buka.

“Tempat-tempat pariwisata berlaku 50 persen. Nanti kita akan rapatkan, dan gubernur yang akan memutuskan,” ucapnya.

Baca juga: Terjadi Kecelakaan Karambol di Banyumas, Pahami Lagi Jarak Aman Berkendara

Hal sama juga dikatakan oleh Gubernur Banten, Wahidin Halim, yang menjelaskan bahwa pada saat Nataru akan memperketat protokol kesehatan.

“Kita akan perketat protokol kesehatan, tapi juga diberikan kelonggaran dengan tidak menutup tempat wisata,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.