Cek Harga LCGC per Desember 2021, Brio Satya Mulai Rp 153 Jutaan, Sigra Rp 122 Jutaan

Kompas.com - 06/12/2021, 14:12 WIB
Daihatsu Sigra ADMDaihatsu Sigra
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Memasuki Desember 2021, sejumlah pemain di segmen LCGC (Low Cost Green Car) atau mobil murah sepakat untuk menaikkan harga jual.

Kesepakatan ini dilakukan karena sudah dalam beberapa tahun terakhir, mobil murah belum pernah mengerek harga, sementara biaya produksi tetap naik.

"Kita sudah berapa tahun tidak menaikkan harga. Tapi, akhirnya disepakati kenaikan Rp 2 juta oleh seluruh pihak," kata Yusak Billy, Direktur Pemasaran dan Inovasi Bisnis PT Honda Prospect Motor kepada Kompas.com (19/11/2021).

Baca juga: BPKB Hilang atau Rusak, Begini Cara Mengurusnya

Honda Brio Satya di booth Honda pada ajang GIIAS 2021.KOMPAS.com/GILANG SATRIA Honda Brio Satya di booth Honda pada ajang GIIAS 2021.

Kesepakatan itu juga disampaikan oleh Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM), kepada Kompas.com.

Amelia mengatakan, keputusan ini diambil berdasarkan kesepakatan bersama. "Honda sudah naik Rp 2 juta, kami (Daihatsu dan Toyota) mulai naik bulan depan (Desember 2021)," ucap Amelia.

Sebelumnya, LCGC tidak termasuk dalam daftar sebagai model yang bisa menikmati insentif diskon PPnBM, karena dalam PP 41/2013 segmen tersebut memang sudah diberikan keistimewaan sama, yakni 0 persen.

Baca juga: Cek Aturan Lengkap Perjalanan Libur Nataru Transportasi Darat

Toyota AgyaToyota Toyota Agya

Namun pada PP No 73 Tahun 2019 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor yang Dikenai PPnBM, LCGC dikenakan PPnBM sebesar 3 persen.

Peraturan ini mulai berlaku setelah 2 tahun sejak diundangkan, seharusnya LCGC mulai mengalami kenaikan tarif PPnBM 3 persen mulai 16 Oktober 2021.

Tapi berkat regulasi terbaru, LCGC berhak mendapatkan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM-DTP).

Baca juga: Bos Yamaha Petronas Akui Salah Merekrut Rossi

Ilustrasi Toyota CalyaKOMPAS.com/STANLY RAVEL Ilustrasi Toyota Calya

Putusan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Perindustrian (Kepmenperin) Nomor 1737 rahun 2021 yang resmi ditetapkan pada 15 Oktober 2021 oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.