Pernah Konflik, Rossi Kini Berterima Kasih kepada Max Biaggi

Kompas.com - 02/12/2021, 11:21 WIB
Valentino Rossi saat berlaga pada MotoGP Emilia Romagna 2021. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP) ANDREAS SOLAROValentino Rossi saat berlaga pada MotoGP Emilia Romagna 2021. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP)
|

TAVULLIA, KOMPAS.com - Usai pensiun dari MotoGP, Valentino Rossi sudah berdamai dengan masa lalunya. Rossi kini berterima kasih kepada para rivalnya yang membuatnya sukses dan populer.

“Saya menikmati persaingan hebat sepanjang karir saya, terutama di bagian pertama, karena di situlah saya memenangkan sebagian besar tantangan," katanya mengutip Corsedimoto, Kamis (2/12/2021).

Baca juga: Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Yogyakarta Berakhir Bulan Ini

Hasil MotoGP Valencia: Pebalap Yamaha SRT Italia Valentino Rossi melambai kepada para penggemar saat ia membalap pada sesi latihan bebas di MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo di Cheste pada 13 November 2021.AFP/JOSE JORDAN Hasil MotoGP Valencia: Pebalap Yamaha SRT Italia Valentino Rossi melambai kepada para penggemar saat ia membalap pada sesi latihan bebas di MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo di Cheste pada 13 November 2021.

Tak lupa The Doctor juga berterima kasih kepada Max Biaggi, rivalnya di awal milenium.

"Saya harus berterima kasih atas persaingan dengan Biaggi. Kami adalah dua orang Italia, dan kami berdua memiliki banyak pengikut di Italia. Kemudian datang Stoner dan Lorenzo, dan terakhir Marquez," katanya.

"Saya akan mengingat semua pertempuran ini sebagai sesuatu yang sangat istimewa,” kata Rossi.

Legenda MotoGP itu mengatakan dia tidak menyesali keputusan pensiun yang diumumkan di Austria beberapa waktu lalu.

Baca juga: Rossi Bilang Sudah Menghapus Mimpi Setelah Pensiun

Max Biaggi dan Valentino Rossi.      AFP PHOTO / TOSHIFUMI KITAMURA (Photo by TOSHIFUMI KITAMURA / AFP)TOSHIFUMI KITAMURA Max Biaggi dan Valentino Rossi. AFP PHOTO / TOSHIFUMI KITAMURA (Photo by TOSHIFUMI KITAMURA / AFP)

“Saya tidak ingin mengubah apa pun. Saya sering mendekati akhir karir saya, misalnya setelah dua tahun Ducati 2011 dan 2012. Saat itu saya sangat meragukan bahwa saya akan memiliki kecepatan dan kekuatan yang cukup untuk memulai dari awal," katanya.

"Tapi kemudian sejak saat itu saya berlari selama sepuluh tahun lagi. Ketika saya melihat kembali sepuluh tahun ini, secara keseluruhan ternyata menjadi cerita yang bagus,” ungkap Rossi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.