Kompas.com - 02/12/2021, 10:02 WIB
Bus AKAP baru PO Brilian DOK. NEW ARMADABus AKAP baru PO Brilian

JAKARTA, KOMPAS.comBus merupakan salah satu moda transportasi yang masih diminati di Indonesia. Penampilan bus juga menjadi pertimbangan penumpang yang mau menaikinya.

Salah satu penunjang penampilan bus selain bodinya adalah pelek bus. Dalam kondisi standar pabrikan, pelek yang digunakan oleh sasis bus terbuat dari besi. Selain itu, tampilan pelek juga standar, tidak terlalu menarik perhatian.

Salah satu cara yang cukup mudah dilakukan adalah dengan memasang dop. Biasanya, setiap karoseri memiliki desain dopnya masing-masing. Namun ada juga dop pelek bus yang dijual sebagai aksesori terpisah.

Baca juga: Jika Kia Niro Masuk Indonesia, Siap Tantang 4 Model Sekaligus

Dop pelek busasribus.com Dop pelek bus

Design Development Karoseri New Armada Deddy Hermawan mengatakan, dop pelek bisa mengubah karakter bus menjadi elegan atau sporty. Namun memasang dop pelek pada bus harus ada beberapa hal yang diperhatikan.

“Perhatikan bracketnya, harus mampu terpasang dengan cukup aman sehingga tidak mudah terlepas sewaktu dalam perjalanan,” ucap Deddy kepada Kompas.com, belum lama ini.

Jika dop pelek terlepas, tentu bisa membahayakan pengguna jalan lain, apalagi jika terbuat dari bahan aluminium. Selain itu, desain pelek juga harus diperhatikan, salah satunya adalah memiliki ventilasi udara yang baik.

Baca juga: Tarif Resmi Tol Ruas Serang-Rangkasbitung Mulai 2 Desember 2021

“Bentuk dan besaran lubang dop pelek juga patut diperhatikan. Apabila terlalu kecil, sewaktu pengereman, pembuangan panas dari kampas dan tromol akan terhambat,” kata Deddy.

Jika pembuangan panas kurang maksimal, efeknya yaitu sistem pengereman dapat mengalami kendala. Tentu saja hal ini harus dihindari, jangan sampai karena ingin gaya malah menyepelekan keselamatan di jalan raya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.