Kompas.com - 23/11/2021, 13:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada pekan lalu, tim redaksi Kompas.com berkesempatan menyambangi Sirkuit Mandalika untuk menonton balapan World Superbike (WSBK).

Rencananya kami akan menjajal safety car Hyundai i30 Fastback N dilintasan balap. Namun sayang, tim redaksi gagal mencoba mobil perfoma tinggi tersebut, lantaran kedua safety car yang tersedia harus dikerahkan mengingat jadwal balapan yang cukup padat pada hari Minggu.

Sebagai gantinya, kami hanya diberikan sedikit waktu untuk mengamati mobil dalam keadaan diam, ditemani oleh kedua pengemudi resmi safety car Hyundai i30 Fastback N.

Baca juga: Perbedaan Safety Car Hyundai i30 Fastback N dengan Versi Standar

Ditemui saat rehat antar balapan, Cristian Siso Paris, Official Safety Car Driver WSBK menilai Sirkuit Mandalika sudah memenuhi standar balapan dan sangat aman untuk digunakan. Bahkan, ia menyebut kalau Sirkuit Mandalika merupakan trek yang kencang.

“Sangat aman, karena ini adalah sirkuit yang besar, dan trek kencang,” ucap Siso saat ditemui Kompas.com di Mandalika, pekan lalu.

Hyundai i30 Fastback N
Hyundai Hyundai i30 Fastback N

Hanya saja, Siso menambahkan, kondala cuaca yang terjadi saat balapan WSBK membuat dirinya harus sigap dan terus wara-wiri. Hal ini terkait keselamatan para rider.

“Di sini (Sirkuit Mandalika) sebentar-bentar hujan, lalu kering, kemudian hujan lagi. Pada balapan pertama kami berkoordinasi dengan race director, awalnya masih oke, tapi semakin ke sini hujan semakin lebat, dan kita harus memutuskan untuk menghentikan race pertama WSBK,” kata dia.

Baca juga: Jadi Safety Car di WSBK, Hyundai i30 Fastback Mau DIjual?

Siso melanjutkan, beberapa pebalap WSBK juga sempat mengalami kecelakaan di Sirkuit Mandalika. Namun menurutnya, kecelakaan di dunia balap merupakan hal yang wajar.

“Ada beberapa kecelakaan yang terjadi, tapi semua baik-baik saja. Tidak sampai harus menghentikan balapan. Semuanya aman,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.