Suzuki Indonesia Ungkap Strategi untuk Tingkatkan Ekspor

Kompas.com - 18/11/2021, 17:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Suzuki Indonesia optimistis dapat meningkatkan penjualan, baik roda empat maupun roda dua. Khususnya, penjualan ke negara asing alias ekspor.

Apriyanto, Production Planning Control Assistant to Dept. Head PT Suzuki Indomobil Motor (SIM), mengatakan, pihaknya punya strategi baru, yakni Blue Ocean Strategy.

Baca juga: Suzuki Sukses Tingkatkan Ekspor di Saat Pandemi

"Jadi, di kami itu ada yang namanya Blue Ocean dan Red Ocean. Kalau Red Ocean itu adalah negara-negara yang menjadi tujuan utama ekspor dari Indonesia," ujar Apriyanto, kepada wartawan, di BSD, belum lama ini.

Ekspor mobil Suzuki hasilkan omzet Rp 3,16 triliun.Agung Kurniawan Ekspor mobil Suzuki hasilkan omzet Rp 3,16 triliun.

Sedangkan Blue Ocean, menurut Apriyanto, adalah negara-negara yang masih sedikit pabrikan yang melakukan ekspor ke sana.

"Jadi, kita akan masuk ke negara-negara yang belum banyak, yang masih bisa dijelajahi. Di roda dua, kita akan membuat Malaysia sebagai target utama 2022," kata Apriyanto.

Baca juga: Beli Suzuki Ignis di GIIAS 2021 Diskon Puluhan Juta Rupiah

Sedangkan roda empat, Suzuki Indonesia sekarang ini sedang berusaha untuk menjelajahi pasar Amerika Latin dan Karibia. Suzuki bahkan baru saja selesai melakukan ekspor ke Irak.

Seremonial ekspor Suzuki All New Ertiga dan skutik Nex II di CikarangKompas.com/Setyo Adi Seremonial ekspor Suzuki All New Ertiga dan skutik Nex II di Cikarang

"Kita cukup optimistis produk-produk kita akan masuk ke negara-negara tersebut. Harapannya kita bisa tingkatkan hingga 10 persen," ujar Apriyanto.

"Negara yang menjadi ekspor utama kita di roda empat, kita lagi berusaha untuk masuk ke daerah Sudan, terus Libanon. Ternyata, itu pasar yang cukup oke dan menarik untuk kita," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.