Aksi Menegangkan Balap ITCR di Tengah Guyuran Hujan

Kompas.com - 09/11/2021, 17:12 WIB
Benny Cahyadi dari tim Sigma Speed di ISSOM DOK. WIBIE PHOTOGRAPHYBenny Cahyadi dari tim Sigma Speed di ISSOM

BOGOR, KOMPAS.com – Pada Minggu (7/11/2021), Indonesia Sentul Series Of Motorsport (ISSOM) memasuki seri kelima. Seri Indonesia Touring Car Racing (ITCR) 1.500 yang dimulai saat siang hari, dimulai dengan cuaca mendung dengan gerimis kecil.

Ketika balapan berlangsung, hujan turun dengan deras dan safety car harus keluar dua kali selama balapan. Banyak pebalap yang keluar trek, sehingga safety car harus keluar mengamankan balapan sampai akhir.

Benny Santoso dari tim Sigma Speed berhasil menjadi pemenang di ITCR 1.500 dengan Honda City Hatchback. Sedangkan di belakangnya ada Fitra Eri dari Honda Bandung Center dan di posisi ketiga ada Irvan Fauzi dari Siantarman Racing.

Baca juga: Jelang GIIAS 2021, Intip Persiapan Peserta

Benny Cahyadi dari tim Sigma Speed di ISSOMDOK. WIBIE PHOTOGRAPHY Benny Cahyadi dari tim Sigma Speed di ISSOM

Benny sempat berbagi ceritanya ketika memenangkan ITCR 1.500 di ISSOM Round 5 kepada Kompas.com. Benny sebenarnya start dari grid ke-10, di akhir lap pertama dirinya langsung berada di posisi keenam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Di depan itu ada Rios SB, Avila, Fitra, Avan, dan Ferrel. Pas mau masuk lap kedua, Avan lurus di tikungan pertama, Avila di tikungan kedua juga keluar, nah di sini mulai banyak yang out karena hujan deras,” ucapnya kepada Kompas.com, Senin (8/11/2021).

Dirinya berada di posisi keempat, enggak lama dari itu safety car keluar. Ketika hujan reda dan safety car kembali ke pit, balapan di bawah hujan terus berlangsung. Bahkan masuk ke lap 7, hujan turun lagi dengan deras.

Baca juga: Video Viral, Lebih Penting Pakai Sepatu Bagus ketimbang Helm

“Saya sempat keluar di tikungan terakhir dan turun ke posisi 6. Tapi di depan, di tikungan pertama terjadi chaos, banyak pebalap yang keluar berjamaah,” kata Benny.

Ketika melihat semua pebalap di depannya keluar trek, Benny bisa mengerem di titik yang lebih jauh dari pebalap lain dan merebut posisi pertama. Setelah itu safety car kembali keluar sampai akhir balapan.

Benny Cahyadi dari tim Sigma Speed di ISSOMDOK. WIBIE PHOTOGRAPHY Benny Cahyadi dari tim Sigma Speed di ISSOM

“Kendalanya, ban tentu licin saat hujan. Terus ada aquaplaning di trek. Kalau saya lihat, ketika hujan reda, ketika mereka mengerem itu enggak masalah, tapi saat hujan deras di lap ketujuh, ketika mengerem di titik tersebut malah aquaplaning,” ucapnya.

Benny menyiasati masalah hujan tersebut dengan mengerem lebih dini dan akselerasi dibuat telat. Jadi akselerasi enggak bisa langsung spontan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.