Truk Trailer Diimbau Pakai Safety Brake untuk Kurangi Kecelakaan

Kompas.com - 09/11/2021, 09:22 WIB
Truk trailer Isuzu DOK. IAMITruk trailer Isuzu

JAKARTA, KOMPAS.comKecelakaan yang dialami kendaraan niaga seperti truk trailer belakangan ini sering muncul. Dari bukti-bukti yang ada, kuat dugaan bahwa kecelakaan mayoritas terjadi karena masalah pada sistem pengereman.

Ahmad Wildan, Senior Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), mengatakan, truk trailer atau kendaraan ganda punya sistem pengereman yang berbeda dibanding kendaraan biasa.

Pada sistem pengereman misalnya, kendaraan ganda sejatinya punya dua sistem, yaitu pada tractor head (kepala truk) dan trailer.

Baca juga: Beredar Video Jalan Tol di Indonesia Tidak Aman, Ini Kata KNKT

Sebuah truk trailer bermuatan besi tua terbalik di simpang susun Cawang (KM 0 Cawang Interchange), Jakarta, arah Cikampek, Selasa (19/10/2021) pagi.Tmc polda metro Sebuah truk trailer bermuatan besi tua terbalik di simpang susun Cawang (KM 0 Cawang Interchange), Jakarta, arah Cikampek, Selasa (19/10/2021) pagi.

Namun, tak semua truk mengaplikasikan fitur tersebut. Bahkan, sistem pengereman pada trailer sering kali diabaikan, hingga menyebabkan insiden di jalan.

Wildan pun menyarankan agar pemilik atau pengemudi truk trailer untuk melengkapi kendaraannya dengan safety brake (rem keamanan) untuk menghindari kecelakaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Double brake chamber merupakan perangkat pasif keamanan yang harus ada di kendaraan, terutama truk trailer," ujar Wildan, dalam diskusi daring 'Kecelakaan Truk Trailer: Penyebab dan Solusi' (8/11/2021).

Baca juga: Bakal Berlaku, Ini Daftar 25 Ruas Ganjil Genap di DKI Jakarta

Sebuah truk kontainer terguling dan menghantam gardu Gerbang Tol Karawang Barat 2 arah Karawang, Sabtu (17/7/2021).KOMPAS.COM/FARIDA Sebuah truk kontainer terguling dan menghantam gardu Gerbang Tol Karawang Barat 2 arah Karawang, Sabtu (17/7/2021).

Dari investigasi KNKT, ditemukan bahwa truk trailer yang mengalami kecelakaan umumnya terdapat kebocoran pada sistem pengereman. Di samping itu, ada juga temuan tentang penggantian suku cadang yang tidak sesuai ketentuan.

"Juga banyak pengemudi minim pengalaman dan tidak paham cara kerja mesin truk trailer sehingga melakukan beberapa kesalahan ketika di perjalanan," ucap Wildan.

Wildan menambahkan, pemerintah perlu meningkatkan pengawasan tentang persyaratan teknis dalam pemeriksaan kendaraan.

Baca juga: Kasus Pelat Nomor Palsu, Polisi Ingatkan Pentingnya Konfirmasi ETLE

Supir Truk Kontainer menunggu giliran masuk terminal peti kemas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (13/6/2021)KOMPAS.com/DJATI WALUYO Supir Truk Kontainer menunggu giliran masuk terminal peti kemas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (13/6/2021)

Menurutnya, truk trailer yang beroperasi harus aman dan sesuai dengan aturan, sehingga bisa selamat di jalan dan tidak membahayakan pengguna jalan.

"Ini juga akan menjadi rekomendasi utama kita ke Kemenhub, agar semua trailer wajib dilengkapi dengan safety brake," kata Wildan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.