Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/11/2021, 07:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa daerah di Indonesia, termasuk DKI Jakarta mulai memasuki musim hujan. Bahkan jika hujan turun dengan deras, banjir bisa terjadi dan merendam rumah.

Ketika rumah terendam, biasanya motor juga menjadi korbannya. Saat banjir surut, jangan langsung menyalakan motor yang baru saja terendam, bisa saja air sudah masuk ke ruang mesin.

Air yang masuk ke ruang bakar, jika mesin dinyalakan, akan tercampur dengan oli. Efeknya, pelumasan komponen yang ada di dalam ruang mesin jadi tidak maksimal dan lama-lama akan aus.

Baca juga: Beredar Video Jalan Tol di Indonesia Tidak Aman, Ini Kata KNKT

Ilustrasi perawatan motor dengan ganti oli mesin di bengkel resmi AHASSDok. DAM Ilustrasi perawatan motor dengan ganti oli mesin di bengkel resmi AHASS

Asep Suherman, Kepala Bengkel AHASS Daya Motor Cibinong dan Megamendung, mengatakan bahwa usai terendam, motor harus segera diperiksa kondisi mesinnya. Jangan sampai oli tercampur dengan air.

"Jika kurang paham dalam melakukan pengecekan tersebut, dan untuk mengecek hal itu maka sebaiknya konsumen melakukan pengecekan di bengkel resmi," kata Herman kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Air yang sudah tercampur dengan oli, bisa terlihat dari warnanya yang berubah jadi putih seperti susu. Padahal jika mesin tidak dinyalakan, bisa saja air belum tercampur dan proses pembilasan oli bisa dilakukan dengan mudah.

Baca juga: Bakal Berlaku, Ini Daftar 25 Ruas Ganjil Genap di DKI Jakarta

Membilas oli mesin bisa dilakukan dengan tahap-tahap seperti mengeluarkan oli yang lama dari mesin. Lalu tuangkan oli baru sesuai jenis yang akan digunakan. Nyalakan mesin sebentar dan buang oli pembilas.

Jika oli pembilas sudah dikeluarkan, barulah tuang oli baru pada mesin hingga sesuai dengan ketentuan oli yang dibutuhkan. Ingat juga kapasitas oli pada mesin tersebut, jangan sampai kurang atau lebih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.