Pelanggar Ganjil Genap Tetap Bisa Terkena Tilang di 3 Ruas Ini

Kompas.com - 25/10/2021, 15:12 WIB
Satuan wilayah lalu lintas Jakarta Utara dan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara melalukan sosialisasi kepada pengendara yang melintas di jalan Gunung Sahari terkait pemberlakukan ganjil genap (Gage) di kawasan tersebut, Senin (25/10/2021). KOMPAS.COM/ IRA GITASatuan wilayah lalu lintas Jakarta Utara dan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara melalukan sosialisasi kepada pengendara yang melintas di jalan Gunung Sahari terkait pemberlakukan ganjil genap (Gage) di kawasan tersebut, Senin (25/10/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memastikan bahwa sanksi tilang di wilayah perluasan aturan ganjil genap belum diterapkan selama tiga hari ke depan.

Hal tersebut karena masih banyak pengendara yang belum mengetahui atau tersosialisasi dengan baik. Diharapkan, dengan teguran dalam waktu singkat aturan terkait bisa berjalan secara optimal.

Meski demikian, petugas tetap berhak untuk melakukan penilangan terhadap pelanggar ganjil genap di tiga ruas tertentu, yakni Jalan MH Thamrin, Jalan Sudirman, dan Jalan Rasuna Said.

Baca juga: Daftar Kendaraan yang Kebal Ganjil Genap Jakarta

 

Ganjil Genap Jakarta Diperluas Jadi 13 TitikKOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Ganjil Genap Jakarta Diperluas Jadi 13 Titik

"Teguran hanya untuk 10 kawasan yang baru ditambahkan, karena saya juga memahami, masih banyak masyarakat yang mungkin belum tau atau paham," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Senin (25/10/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selama masa sosialisasi di 10 ruas jalan baru, polisi mengaku akan pasang rambu-rambu besar mengenai kebijakan ganjil genap. Sehingga, pengguna kendaraan bermotor bisa mengetahuinya lebih jelas.

Apabila dianggap sudah tersosialisasi, baru pihak Ditlantas menerapkan tilang kepada pelanggar ganjil genap.

Mengenai payung hukum penindakan tilang aturan terkait, ialah mengacu Pasal 287 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, di mana sanksi yang diberikan pada pelanggar mencapai Rp 500.000.

Diketahui, kini aturan ganjil genap di DKI Jakarta telah diperluas menjadi 13 titik dari sebelumnya hanya tiga. Putusan ini siring dengan penurunan level PPKM menjadi level 2 yang berpotensi meningkatkan volume lalu lintas.

Baca juga: Resmi Ditambah, Berikut Titik Ganjil Genap di DKI Jakarta

Anggota kepolisian memberikan sanksi berupa tilang untuk sejumlah pengendara mobil yang melanggar sistem ganjil genap di Jalan RS Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan pada Senin (25/10/2021) pagi.KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJO Anggota kepolisian memberikan sanksi berupa tilang untuk sejumlah pengendara mobil yang melanggar sistem ganjil genap di Jalan RS Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan pada Senin (25/10/2021) pagi.

Kebijakan ganjil-genap kali ini ada dua sesi dimulai sejak pukul 06.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB pagi dilanjut pada pukul 16.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB.

Kebijakan ini berlaku sejak hari Senin-Jumat saja. Pada akhir pekan dan libur nasional, tidak diberlakukan. Berikut 13 lokasi ganjil genap di Ibu Kota:

- Jl Sudirman
- Jl MH Thamrin
- Jl Rasuna Said
- Jl Fatmawati
- Jl Panglima Polim
- Jl Sisingamangaraja
- Jl MY Haryono
- Jl Gatot Subroto
- Jl S Parman
- Tomang Raya
- Jl Gunung Sahari
- Jl DI Panjaitan
- Jl Ahmad Yani

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.