Plus Minus Servis di Bengkel Motor Resmi dan Non Resmi

Kompas.com - 25/10/2021, 14:14 WIB
Aktivitas perbaikan sepeda motor yang rusak akibat banjir di bengkel adhi motor, Senin (28/11/2016). Kontributor Gresik, Hamzah ArfahAktivitas perbaikan sepeda motor yang rusak akibat banjir di bengkel adhi motor, Senin (28/11/2016).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap sepeda motor perlu perawatan berkala alias servis. Untuk kegiatan ini pemilik motor bisa memilih dua bengkel, yaitu bengkel resmi dan non resmi.

Bengkel resmi berdiri di bawah merek motor yang bersangkutan. Adapun non resmi merupakan bengkel dikelola swasta yang mayoritas menerima semua merek dan jenis motor.

Sebagaimana lazimnya bisnis, di mata konsumen, baik bengkel resmi dan non resmi punya keunggulan dan kelemahan masing-masing.

Baca juga: Tim Balap VR46 Gunakan Livery Khusus, Spesial Untuk Rossi

Bengkel Motoraveistimewa Bengkel Motorave

Yusuf Arief, pengguna motor dari motor baru sampai lawas mengatakan, untuk bengkel resmi punya keunggulan di fasilitas yang memadai dibandingkan bengkel "pinggir jalan".

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Keunggulannya parts lengkap atau tersedia dibandingkan bengkel bukan resmi. Sama keunggulannya lagi fasilitasnya enak, misalnya waktu tunggu ada ruangan AC, ada WiFi dan kadang ada kopi juga," katanya kepada Kompas.com, Senin (25/1/2021).

Adapun kelemahannya kata Yusuf ialah soal harga. Kemudian teknisi bengkel resmi tidak menyarankan untuk mengakali komponen yang rusak. Konsumen dianjurkan langsung ganti.

"Kalau kelemahan harganya mahal. Kalau ada yang rusak langsung ganti tidak bisa diakalin. Teknisi kita kalau di bengkel resmi tidak boleh karena ada SOP, begitu rusak ganti," ucap Yusuf.

Baca juga: Air Mata Fabio Quartararo Usai Kunci Gelar Juara Dunia

Bengkel Honda AHASSFoto: Wahana Bengkel Honda AHASS

"Kelemahannya lagi kalau misalkan kita habis servis dan kita balik lagi karena kita kurang suka, responnya agak lambat. Beda kalau yang tidak resmi kita bisa langsung ngobrol. Kalau di bengkel resmi ada sekat istilahnya karena SOP," katanya.

Begitu juga sebaliknya, kata Yusuf, keunggulan bengkel non resmi ialah pemilik motor bisa konsultasi langsung bahkan bisa belajar dengan mekaniknya.

"Belajar caranya atau ngakalinnya. Karena kalau rusak bisa diakali parts-nya, apalagi motor lama yang spareparts sudah muai sulit bisa diakalin dulu, jadi kita bisa belajar," katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.