Begini Cara agar Tidak Rugi Banyak Ketika Mobil Kecelakaan

Kompas.com - 08/10/2021, 14:01 WIB
Ilustrasi kecelakaan mobil terbalik. SHUTTERSTOCKIlustrasi kecelakaan mobil terbalik.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Risiko terjadinya kecelakaan bisa dialami semua orang saat berkendara. Ketika menimpa mobil kesayangan, tak jarang insiden tersebut memaksa Anda keluar uang dalam jumlah besar.

Pasalnya, perbaikan mobil tidak murah, baik untuk kerusakan bodi maupun mesin. Belum lagi jika kita mengganti kerugian pada orang lain juga.

Financial Educator Lifepal Aulia Akbar mengatakan, asuransi kendaraan jadi jawaban untuk mewaspadai segala risiko finansial dari peristiwa kecelakaan, terserempet, atau pencurian kendaraan.

Baca juga: Solidaritas Pengemudi Truk Patah oleh Penjahat Bersenjata

Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Jenderal Gatot Subroto tepatnya di depan Kantor Pajak wilayah Jakarta Selatan pada Kamis (7/10/2021) sekitar pukul 16.30 WIB.Dok. Istimewa Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Jenderal Gatot Subroto tepatnya di depan Kantor Pajak wilayah Jakarta Selatan pada Kamis (7/10/2021) sekitar pukul 16.30 WIB.

“Sederhananya, beban finansial yang harus Anda tanggung akibat kecelakaan akan ditransfer ke perusahaan asuransi,” ujar Aulia dalam keterangan tertulis (7/10/2021).

Secara garis besar, asuransi mobil dibedakan dalam dua jenis, pertama adalah total lost only (TLO) yang menanggung kerugian finansial akibat pencurian kendaraan bermotor atau kerusakan parah yang nilainya setara 75 persen dari harga mobil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, asuransi mobil all risk akan menanggung segala jenis risiko yang dialami, kecuali jika ada pengecualian yang disepakati.

Baca juga: Diskon Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport per Oktober 2021

Lalu lintas kendaraan di Tol Dalam Kota Jakarta tampak padat pada jam pulang kerja di hari ketiga pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap dua, Rabu (16/9/2020). Pembatasan kendaraan bermotor melalui skema ganjil genap di berbagai ruas Ibu Kota resmi dicabut selama PSBB tahap dua.KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Lalu lintas kendaraan di Tol Dalam Kota Jakarta tampak padat pada jam pulang kerja di hari ketiga pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap dua, Rabu (16/9/2020). Pembatasan kendaraan bermotor melalui skema ganjil genap di berbagai ruas Ibu Kota resmi dicabut selama PSBB tahap dua.

“Bila Anda tinggal di wilayah padat kendaraan, pilihlah all risk karena risiko akan terjadinya kerusakan kecil cukup tinggi,” kata dia.

Selain menggunakan asuransi kendaraan, sebetulnya Anda bisa menyiapkan dana darurat yang disisihkan dari penghasilan tiap bulan.

Dana darurat ini akan cukup berguna untuk menanggulangi pengeluaran-pengeluaran tak terduga terkait kepemilikan mobil. Sebut saja seperti pergantian suku cadang penting (ban, aki, dan sebagainya).

Baca juga: Ini Kalender Sementara MotoGP 2022, GP Mandalika Digelar Maret

Asuransi mobilutah778 Asuransi mobil

“Selain itu, dana darurat juga sangat berguna jika Anda melakukan klaim asuransi mobil,” ucap Aulia.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.