Honda Minta Maaf, Produksi Brio Terusik Pasokan Komponen Inden 2 Bulan

Kompas.com - 08/10/2021, 07:22 WIB
All new Honda Brio RS di GIIAS 2018 STANLY RAVELAll new Honda Brio RS di GIIAS 2018

JAKARTA, KOMPAS.com - Imbas pasokan komponen yang terhambat, produksi Honda Brio di Indonesia mengalami ganguan. Kondisi tersebut berujung pada anjloknya produksi.

Bahkan Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy menyatakan, dampaknya juga sampai mempengaruhi penjualan serta membuat inden.

"Terus terang di September kami mengalami kendala oleh limitasi parts, jadi kami mengalami penurunan yang sangat signifikan. Biasa produksi 10.000 unit, September kemarin hanya 3.000-an unit," ucap Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM Yusak Billy kepada media, Kamis (7/10/2021).

Baca juga: Krisis Cip Semikonduktor, Beli Mazda Inden sampai Tahun Depan

Efek sampai produksi yang terhambat lantaran keterbatasan komponen yang enggan disebutkan jenisnya, berbuntut pada penurunan penjualan Honda Brio.

Honda Brio yang Dimodifikasi ini akan dipamerkan di IMX 2019.dok.HPM Honda Brio yang Dimodifikasi ini akan dipamerkan di IMX 2019.

Menurut Billy, dalam kondisi normal pihaknya sanggup memasarkan Brio sampai 5.000-an unit. Tapi September 2021 lalu, hanya 1.000-an unit saja yang berhasil dipasarkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi ada inden di sana, kalau kami lihat bisa kami penuh dalam waktu 1-2 bulan ke depan, tergantung wilayah. Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada konsumen yang menunggu, terutama di Brio," kata Billy.

Namun Billy mengatakan saat ini kondisinya berangsur-angsur membaik. Pihak pemasok komponen sudah mulai berusahan mengejar ketertinggalan agar produksi bisa kembali berjalan normal.

Baca juga: Tanpa Kepastian Harga, Pemesanan BR-V Didominasi Varian Honda Sensing

Honda BrioDOK. HONDA PROSPECT MOTOR Honda Brio

Diharapkan pada November 2021, sudah kembali stabil sehingga bisa mencetak produksi unit seperti sebelumnya dan memenuhi permintaan konsumen yang sudah tinggi.

"Pemasok kami sudah berusaha me-recovery secepat-cepatnya, dan bulan ini sudah mengalami kenaikan yang baik. November kami harapkan kembali normal sehingga konsumen bisa mendapatkan kendaraan itu secepatnya," kata Billy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.