Ketahui Ini Beberapa Risiko Berkendara pada Malam Hari

Kompas.com - 04/10/2021, 11:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Berkendara merupakan aktivitas mengontrol kendaraan dengan konsentrasi penuh secara benar dan penuh tanggung jawab. Berkendara dapat dilakukan baik pada siang ataupun malam hari.

Namun jika dilakukan pada malam hari, ternyata ada beberapa faktor lingkungan berkendara yang berbeda daripada berkendara siang hari. Beberapa faktor tersebut berhubungan dengan keselamatan berkendara.

Baca juga: Suzuki Saluto 125 Cocok buat Lawan Benelli Panarea dan Honda Scoopy

Terlebih jika melakukan perjalanan jauh, perlu diketahui kalau mengemudi di malam hari akan lebih berbahaya. Bahkan mengemudi di malam hari bisa meningkatkan risiko terlibat kecelakaan.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, pada saat berkendara di malam hari, faktor pertama yang perlu diperhatikan yakni siklus tubuh manusia yang seharusnya beristirahat di malam hari.

Berkendara malam hari di Trans Jawa Berkendara malam hari di Trans Jawa

“Ketika dipaksakan untuk mengemudi, ada risiko berat yang harus ditanggung. Misalnya mengantuk, fisik drop, halusinasi dan lain-lain. Hal ini jadi berbahaya ketika melawan kantuk, akhirnya segala cara dilakukan, mulai dari merokok, minum energy drink, dan lainnya,” kata Sony kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: Pertamax Turbo Turun, Ini Perbandingan Harga BBM Pertamina dan Shell

Kedua, mengemudi pada malam hari memang dirasa tidak melelahkan. Namun, mata akan bekerja lebih berat jika dibandingkan berkendara pada siang hari.

Hal ini dikarenakan pada saat berkendara di malam hari mata akan lebih cepat lelah akibat menghadapi silau sinar lampu kendaraan dari arah yang berlawanan.

“Ketiga, dari sisi keamanan, kalau mobil mengalami masalah di tengah jalan, agak sedikit menakutkan dan merepotkan jika harus meminta pertolongan,” ucap Sony.

Honda BR-V dalam perjalanan 'Merapah 5 Warisan Budaya Batik'kompas.com Honda BR-V dalam perjalanan 'Merapah 5 Warisan Budaya Batik'

Kemudian yang keempat, pada saat berkendara di malam hari, akan ada kemungkinan pengendara lainnya juga mengantuk. Sehingga risiko kecelakaan karena orang lain juga turut meningkat saat mengemudi di malam hari.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun, Ingat Jurus Aman Berkendara di Tol Layang MBZ

“Terakhir, banyak pengemudi yang berpiki kalau menyetir di malam hari akan lebih cepat sampai karena jalanan sepi. Akibatnya, lebih banyak pengguna jalan yang tancap gas saat malam,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.