Efek Ganjil Genap Puncak, Pengemudi Mobil Palsukan STNK

Kompas.com - 04/10/2021, 06:42 WIB
Petugas kepolisian menilang kendaraan yang menggunakan pelat kendaraan palsu dilakukan di Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/9/2021). KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANPetugas kepolisian menilang kendaraan yang menggunakan pelat kendaraan palsu dilakukan di Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/9/2021).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Guna mengurangi jumlah kendaraan di daerah puncak pada saat akhir pekan, kepolisian memberlakukan skema ganjil genap di Kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Mekanisme ganjil genap yang dilakukan sesuai dengan tanggal kalender. Jika tanggal ganjil maka hanya kendaraan dengan pelat nomor ganjil yang boleh lewat, begitu juga sebaliknya.

Tapi ada saja masyarakat yang mengakali aturan tersebut. Beberapa pengguna kendaraan menggunakan pelat nomor palsu agar bisa lolos pos pemeriksaan ganjil genap.

Baca juga: Karma 86 Version 2 Meluncur, Bodykit Lokal yang Go Internasional

KBO Lantas Polres Bogor Iptu Ketut sedang mengamankan pelaku tukar pelat nomor kendaraan saat ganjil genap di Puncak Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/9/2021).KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN KBO Lantas Polres Bogor Iptu Ketut sedang mengamankan pelaku tukar pelat nomor kendaraan saat ganjil genap di Puncak Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/9/2021).

Modus seperti itu bukan hal baru dan sering ketahuan petugas. Seperti diucapkan Kasatlantas Polres Bogor AKP Dicky Anggi Pranata, pada pertengahan bulan lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Evaluasi dari minggu lalu kami menemukan masyarakat yang menggunakan trik menukar pelat palsu, maka kami juga akan melaksanakan pemeriksaan STNK dan pelat nomor pada kendaraan yang akan melalui posko pemeriksaan," ucap Kasatlantas Polres Bogor AKP Dicky Anggi Pranata dilansir Kompas.com, Minggu, (12/9/2021).

Kini hal seperti itu kembali terulang, bukan cuma memalsukan pelat tapi dokumen kendaraan.

Seperti diberitakan Kompas TV, petugas menindak pengemudi mobil yang menuju ke kawasan puncak, karena memalsukan dokumen kendaraan, Sabtu (2/10/2021).

Pengemudi tersebut kedapatan memalsukan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), saat petugas menghentikan kendaraan di pos pemeriksaan, di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor.

Pada STNK palsu terdaftar nomor kendaraan lain, dengan tujuan agar mobil yang dikendarai tidak diminta putar balik oleh petugas.

Baca juga: [VIDEO] RX-King Listrik, Motor Legenda yang Tak Lagi Berisik

Dua Unit Mobil bermasalah tampak diparkir di halaman Kantor DPRD Kota GunungsitoliKOMPAS TV/ HENDRIK YANTO Dua Unit Mobil bermasalah tampak diparkir di halaman Kantor DPRD Kota Gunungsitoli

Perbuatan tersebut melanggar Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.