Kebut-kebutan Marak di Tol Tiap Minggu, Jangan Abaikan Batas Kecepatan

Kompas.com - 22/09/2021, 12:02 WIB
Ilustrasi rambu batas kecepatan maksimal yang diperbolehkan. Sebastian Bozon / AFPIlustrasi rambu batas kecepatan maksimal yang diperbolehkan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Para penggemar otomotif khususnnya mobil kerap menggelar ajang Sunday Morning Drive, sesuai artinya dilakukan tiap Minggu pagi, memanfaatkan kondisi jalan yang relatif lenggang.

Sayangnya, iring-iringan mobil hobi ini kerap melakukan aksi kebut-kebutan di tol, sampai akhirnya berujung kecelakaan fatal.

Meski memiliki sebutan sebagai jalan bebas hambatan, namun berkendara di jalan tol bukan berarti tanpa aturan. Pengemudi mobil wajib mematuhi segala rambu yang berlaku termasuk soal batas kecepatan berkendara.

Kasus kecelakaan Honda Odssey di Tol Malang-Surabaya, Minggu (19/20/2021), bisa menjadi salah satu contoh buruk dan jangan ditiru oleh pengemudi lain.

Dalam video yang diunggah oleh akun instagram Dashcam Indonesia, terlihat pengemudi mobil Honda Odssey memacu kendaraannya dalam kecepatan tinggi dan terlibat aksi kebut-kebutan dengan Honda Civic berwarna putih di belakangnya.

Baca juga: Human Error, Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas Paling Dominan

Kedua mobil tersebut juga bermanuver secara zig-zag padahal kondisi lalu lintas terpantau padat di ruas jalan tol tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tak berselang lama, Honda Odssey tersebut lepas kendali dan menabrak beberapa mobil yang berada di depannya, sampai akhirnya menubruk pembatas hingga menyebabkan kecelakaan fatal. Akibat kejadian ini, satu mobil terbakar dan satu korban jiwa melayang.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dashcam Indonesia (@dashcamindonesia)

Bila melihat kejadian tersebut, artinya memang masih banyak masyarakat yang belum paham atau bahkan mengacuhkan mengenai batas kecepatan berkendara. Padahal, bila terbukti melanggar ada sanksi hukumannya.

Soal regulasi kecepatan melajukan mobil, sudah tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2013 tentang Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 23 ayat 4 dan diperkuat lagi dengan Peraturan Menteri Perhubungan tentang Tata Cara Penetapan Batas Kendaraan pasal 3 ayat 4. Kedua pasal tersebut memiliki bunyi yang sama.

Batas kecepatan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan ayat (3) ditetapkan:

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.