Imbas PPnBM, Suzuki Rasakan Angin Segar di Agustus 2021

Kompas.com - 22/09/2021, 09:22 WIB
Suzuki Ertiga untuk konsumen fleet SUZUKISuzuki Ertiga untuk konsumen fleet

JAKARTA, KOMPAS.com - Imbas PPnBM 100 persen yang diberikan pemerintah, sepanjang Agusutus 2021 PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mencatat pencapaian positif dengan peningkatan penjualan dibanding bulan sebelumnya.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), dibanding Juli, pada bulan kedelapan Suzuki mengalami kenaikan 60 persen untuk wholesales dan 38 persen untuk ritel.

Donny Saputra, Direktur Pemasaran 4W PT SIS mengatakan, selain penjualan Agustus yang memberikan angin segar, Suzuki juga membukukan kinerja yang baik sepanjang Januari hingga Agustus 2021.

Baca juga: Resmi Meluncur, Berapa Harga Honda BR-V Terbaru?

"Selama Januari sampai Agustus 2021 Suzuki mengalami peningkatan wholesales sebesar 51 persen dan ritel 25 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Peningkatan penjualan terjadi sejak memasuki periode insentif PPnBM di Maret lalu," ujar Donny dalam keterangan resminya, Selasa (21/9/2021).

Suzuki XL7 Alpha ATKOMPAS.COM/STANLY RAVEL Suzuki XL7 Alpha AT

Pada Agustus lalu, XL7 mengalami peningkatan untuk wholesales sebesar 103 persen dan 33 persen untuk ritel dibanding bulan sebelumnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Demikian juga untuk Ertiga yang naik 174 persen untuk penjualan dari pabrik ke diler, dan 60 persen untuk diler ke konsumen pada periode yang sama berkat relaksasi PPnBM 100 persen.

Tak hanya kedua produk yang menikmati relaksasi PPnBM saja, di luar dari itu, Suzuki Carry yang bermain di segmen niaga ringan juga memberikan kontribusi signifikan dengan kenaikan 51 persen untuk wholesales dan 40 persen untuk ritel.

Donny mengatakan, pihaknya sangat mengapersiasi langkah pemerintah memberikan stimulus relaksasi PPnBM, termasuk adanya perpanjangan diskon 100 persen hingga Desember 2021.

Mengutip Gaikindo, adanya relaksasi PPnBM tak hanya berdampak pada industri otomotif saja, tapi juga menciptakan multiplier effect bagi perekonomian. Misal dengan peningkatan daya beli masyarakat sehingga perekonomian domestik lebih aktif.

Baca juga: Suzuki Kasih Sinyal Across Hybrid untuk Pasar Indonesia

Ilustrasi Suzuki Ertiga yang diekspor ke luar negeri.DOK. SIM/Bank Kanchanavilai Ilustrasi Suzuki Ertiga yang diekspor ke luar negeri.

Adanya pemberian insentif bagi kendaraan yang menggunakan komponen-komponen lokal, juga berimbas positif karena bisa membangkitkan roda ekonomi industri komponen di Indonesia.

"Perpanjangan kembali insentif PPnBM 100 persen kami harap memberikan dampak positif bagi industri otomotif," kata Donny.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.