Polres Depok Akan Terapkan Ganjil Genap di Jalan Margonda

Kompas.com - 22/09/2021, 07:42 WIB
Seorang anggota polisi sedang mengatur kendaraan di bundaran Tugu Lampu Gentur Cianjur, Jawa Barat, Jumat (3/9/2021) menyusul pemberlakuan sistem ganjil genap di kawasan Puncak hari ini. KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMANSeorang anggota polisi sedang mengatur kendaraan di bundaran Tugu Lampu Gentur Cianjur, Jawa Barat, Jumat (3/9/2021) menyusul pemberlakuan sistem ganjil genap di kawasan Puncak hari ini.

JAKARTA, KOMPAS.com - Guna mengurangi kepadatan kendaraan di sejumlah jalan, Satlantas Polrestro Depok akan melakukan uji coba ganjil-genap di Jalan Margonda Raya.

Kanit Laka Polres Metro Depok AKP Rasman mengatakan, kebijakan ganjil-genap ini akan diterapkan di Kota Depok untuk menekan mobilitas warga sehubungan dengan PPKM Level 3.

“Tentunya untuk protokol kesehatan dan pengendalian mobilitas guna pencegahan penyebaran Covid-19,” ucap Rasman, Selasa (21/9/2021).                

Baca juga: Human Error, Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas Paling Dominan        

Rasman menambahkan, ganjil-genap ini rencananya akan diterapkan di kedua arah Jalan Margonda Raya mulai simpang Arif Rahman Hakim sampai flyover Universitas Indonesia (UI).

“Di Jalan Margonda segmen dua dan tiga, dari simpang Arif Rahman Hakim sampai flyover UI, kanan kiri,” ujar Rasman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Polisi merazia pengemudi mobil di Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat dalam rangka Operasi Patuh Jaya 2020.Dok. Polres Metro Depok Polisi merazia pengemudi mobil di Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat dalam rangka Operasi Patuh Jaya 2020.

Meski demikian, Rasman belum merincikan kapan uji coba ganjil-genap di Kota Depok ini dilaksanakan. Sebab masih dalam tahap perencanaan dan melakukan persiapan untuk merealisasikan pelaksanaan ganjil genap.

Baca juga: Pemda Harus Galakkan Program Keselamatan Jalan buat Pelajar          

“Tentu sosialisasi dulu, terus uji coba. Belum tahu kapan diberlakukan dan rencana khusus mobil saja,” kata dia.                                     

Namun, ia berharap nantinya ganjil-genap ini dapat mengendalikan mobilitas masyarakat untuk menekan laju penyebaran virus Corona (Covid-19).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.