Mengenal Fenomena Tank Slapper pada Sepeda Motor

Kompas.com - Diperbarui 21/09/2021, 05:39 WIB
Tank slapper Foto: Tangkapan layar Tank slapper
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Mengendarai sepeda motor merupakan aktivitas berisiko. Sebab pengendara dituntut untuk selalu fokus, salah sedikit bisa terjadi kecelakaan.

Dalam berkendara ada istilah Tank Slapper, yaitu merupakan kondisi goyangan yang berlebihan pada setang motor saat kondisi sedang kencang.

Kondisi ini kerap dialami para pebalap MotoGP ketika ban depan terangkat, kemudian mendarat tidak dalam posisi lurus. Namun, para pebalap profesional tentu sudah paham bagaimana cara mengatasinya.

Baca juga: Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bakal Merugikan jika Tanpa Persiapan

Kondisi Tank Slapper bisa sangat berbahaya apalagi jika terjadi di kecepatan tinggi, dan makin berbahaya jika pengendara salah dalam mengantisipasi motor. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Tabloid OTOMOTIF (@otomotifweekly)

Head of Safety Riding Promotion Wahana, main delaer sepeda motor Honda Jakarta-Tangerang, Agus Sani mengatakan, Tank Slapper sulit dikontrol.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Biasanya pada kondisi ini pengendara sulit untuk mengontrol kestabilan dan keseimbangan motor sehingga bisa saja mengalami kecelakaan saat berkendara," katanya kepada Kompas.com, Senin (20/9/2021).

Agus mengatakan, Tank Slapper biasanya terjadi karena ban depan kehilangan traksi sehingga pengendara mencoba untuk mengendalikan dengan menggoyang setang motor.

"Namun karena kecepatan tinggi membuat kehilangan kendali," katanya.

Baca juga: Vinales Percaya Motor Aprilia RS-GP Punya Potensi Besar

Dilansir dari akun Instagram Otomotif Weekly, Tank Slapper dipicu saat pengendara melakukan akselerasi secara spontan yang membuat ban bagian depan kehilangan traksi.

Kemudian saat ban depan kembali menapak aspal, ban depan tersebut tidak dalam posisi lurus atau sedikit berbelok. Hal itu kemudian membuat getaran hebat di bagian setang motor.

"Memasang stabilizer atau steering damper adalah salah satu kunci terhindar dari tank slapper ini," tulisnya.


Baca juga: Hasil Klasemen Sementara Moto2 2021, Remy Gardner Tetap di Puncak

Mengutip Rideapart, tank slapper hanya salah satu istilah. Fenomena seperti ini juga kerap disebut speed wobble, head shake, death wobble dan shimmy.

Salah satu penyebab Tank Slapper juga bisa terjadi karena setingan suspensi motor yang kurang tepat saat belok. Seperti suspensi depan terlalu tinggi, atau suspensi belakang terlalu keras.

"Ini bisa menjadi akar penyebab masalah, tapi sekali lagi, itu berpusat di sekitar roda yang keluar jalur," tulis Rideapart.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber rideapart
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.