Pengendara Motor Jangan Asal Pilih Lokasi Berteduh Saat Hujan

Kompas.com - 20/09/2021, 10:02 WIB
Pemotor berteduh di fly over Foto: Humas Polda Metro JayaPemotor berteduh di fly over

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa wilayah di Indonesia kini mulai memasuki musim penghujan. Bagi pengendara sepeda motor yang masih aktif dengan mobilitas tinggi, tentu sejumlah persiapan harus dilakukan, salah satunya adalah membawa jas hujan.

Meski demikian, ternyata masih ada saja pengendara motor yang malas membawa jas hujan sehingga menerapkan sistem stop and go alias berteduh.

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, kebiasaan tidak membawa jas hujan kemudian berteduh di sembarang tempat merupakan tindakan yang tidak aman dan tak bertanggung jawab.

Baca juga: Mulai Musim Hujan, Begini Cara Hadapi Ban Mobil Selip di Jalan Licin

“Namun, untuk beberapa kondisi, pengendara motor sebaiknya memang berteduh jika hujan yang turun sangat deras dan disertai angin. Sebab dikhawatirkan justru berbahaya bagi keselamatan pengendara,” ucap Jusri kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Ada beberapa lokasi yang menjadi favorit pengendara motor untuk berteduh dari hujan padahal terkesan asal dan tidak aman.

Pertama, di jalan underpass atau terowongan. Kedua, di kolong jembatan atau fly over, dan terakhir di pinggi jalan di depan rumah atau perkantoran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para pengendara motor berteduh di kolong underpass Pasar Minggu Jakarta Selatan.IWAN SUPRIYATNA/KOMPAS.com Para pengendara motor berteduh di kolong underpass Pasar Minggu Jakarta Selatan.

Jusri mengatakan, pada dasarnya banyak orang yang sudah tahu bahwa dilarang menggunakan underpass untuk berteduh karena mengganggu kelancaran lalu lintas. Bahkan, tidak hanya mengganggu, ada bahaya juga berteduh di kedua tempat itu.

“Bayangkan bila ada mobil yang melintas kencang tanpa mengetahui puluhan motor yang berteduh di sana karena memang tempat itu bukan untuk berteduh,” kata Jusri.

Jusri melanjutkan, berteduh di pinggir jalan pun tidak akan membuat peneduh benar-benar kering karena tempatnya kecil sehingga beberapa bagian, terutama kaki dan sepatu, masih basah.

Baca juga: Jajal Kymco X-Town 250i buat Touring, Berapa Konsumsi BBM-nya?

Maka dari itu, para biker sebaiknya mencari lokasi yang aman bila ingin berteduh. Aman yang dimaksud bukan hanya terlindung dari guyuran hujan melainkan juga mementingkan segi keselamatan, baik bagi dirinya maupun pengguna jalan lain.

Contohnya dihalte atau tempat yang tidak mengganggu lalu lintas. Selain itu, juga memperhatikan kondisi lokasi saat berteduh karena saat hujan deras dan angin kencang bisa membuat pohon tumbang.

“Dalam menyikapi musim hujan, pengendara motor harusnya memiliki manajemen perjalanan yang terencana, mulai dari motornya, fisiknya, dan juga perlengkapan lain, termasuk jas hujan,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.