Mitos atau Fakta, Semir Bisa Bikin Usia Pakai Ban Lebih Pendek?

Kompas.com - 18/09/2021, 15:02 WIB
Ilustrasi pengecekan ban mobil. ShutterstockIlustrasi pengecekan ban mobil.

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak pemilik mobil yang merawat kendaraannya dan ingin selalu tampil bersih. Salah satunya dengan menggunakan semir ban.

Banyak yang beranggapan bahwa semir ban dapat membuat kompon atau karet pada ban menjadi cepat rusak. Sebagian mengatakan semir ban dapat membuat dinding ban menjadi kering hingga retak.

Baca juga: Menghadapi Ban Mobil Selip Saat Hujan, Apa yang Bisa Dilakukan?

Zulpata Zainal, PG-On Vehicle Test (OVT) Manager PT Gajah Tunggal Tbk, produsen ban GT Radial, mengatakan, anggapan tersebut tidak benar. Semir ban justru dapat melindungi ban dari ozon crack atau keretakan dinding ban.

ilustrasi semir bannoblerate.com ilustrasi semir ban

"Tidak apa-apa, seperti manusia kalau rambut pakai semir apa yang terjadi, rambut jadi lebih hitam dan mudah diatur. Itu dari sisi lainnya, tapi semir juga bisa mencegah ozon crack," kata Zulpata, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Zulpata mengatakan, semir ban biasanya terbuat dari basis silikon. Sehingga, tak hanya mampu mencegah keretakan ban, tapi juga dapat membuat tampilan ban terlihat lebih hitam dan basah, seperti ban baru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Apa yang Membuat Ban Mobil Meledak di Jalan Tol?

Dodiyanto, Senior Brand Executive & Product Development PT Gajah Tunggal Tbk, produsen IRC Tire, menyarankan jika ingin menggunakan semir ban, sebaiknya pilih produk dari merek yang jelas.

Semir banwww.auto-swiat.pl Semir ban

Maksudnya, produk tersebut memiliki merek yang terdaftar, jelas produsennya, nama perusahaan atau distributornya, dan yang tak kalah penting adalah mencantumkan komposisi bahan pembuat.

"Banyak yang dijual di pinggir jalan, mulai dari botolan sampai eceran, tapi kita kan tidak tahu isinya, kita hanya sarankan cari yang bermerek, jelas siapa yang bikin dan kandungan di dalamnya," ujar Dodi.

Menurutnya, semir ban pada dasarnya hanya aksesori agar ban terlihat menarik dan hal itu sifatnya tidak permanen. Sebab, semir biasanya akan hilang pada jangka waktu tertentu, atau saat dicuci menggunakan sabun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.