Pengusaha dan Sopir Truk Wajib Paham Pedoman Pemeliharaan

Kompas.com - 18/09/2021, 14:02 WIB
Bus tambang buatan karoseri New Armada DOK. NEW ARMADABus tambang buatan karoseri New Armada

JAKARTA, KOMPAS.com - Usai membeli unit kendaraan niaga, agen pemegang merek (APM) maupun perusahaan karoseri perakit bodi pasti akan memberikan manual book atau buku petunjuk pemeliharaan.

Manual book berfungsi sebagai pedoman dalam memelihara sebuah kendaraan agar kondisinya tetap prima dan aman digunakan. Jika dari pihak APM atau perusahaan karoseri tidak menyertakan manual book dalam pembelian, maka wajib untuk dimintakan.

Plt. Ketua Subkomite Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Ahmad Wildan pun turut menambahkan, pembeli kendaraan niaga juga wajib meminta diagram kelistrikan di samping buku petunjuk pemeliharaan.

Baca juga: Warna Baru Honda CT125 Lebih Menantang

Dalam sesi diskusi virtual belum lama ini, Wildan menjelaskan bahwa diagram kelistrikan termasuk hal yang vital dan wajib dipahami baik oleh pemilik kendaraan niaga maupun pengemudinya.

Test drive truk Mercedes-Benz ActrosKompas.com/Adityo Test drive truk Mercedes-Benz Actros

"Saat membeli produk, beri manual book dan diagram kelistrikannya kepada mekanik dan pengemudi, lalu tanyakan, sudah paham belum tentang karakteristik dan mengoperasikannya," kata Wildan menjelaskan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apabila mekanik dan pengemudi belum sepenuhnya memahami, maka pemilik kendaraan wajib mengajaknya ke pihak APM atau karoseri untuk belajar tentang karakteristik, cara mengoperasikan, serta prosedur pemeliharaan yang benar.

Baca juga: Diskon PPnBM 100 Persen Diperpanjang Lagi, Ini Daftar Mobil Penerimanya

Tentu hal ini berlaku untuk semua jenis kendaraan niaga, bukan cuma angkutan barang seperti mobil pikap dan truk, tapi juga angkutan penumpang seperti bus.

Wildan menegaskan hal tersebut penting dilakukan sebagai salah satu upaya menerapkan sistem manajemen keselamatan, agar berbagai potensi kecelakaan dapat ditekan seminimal mungkin.

Membahas sistem manajemen keselamatan itu sendiri, ia menjelaskan bahwa ada 3 aspek penting yang wajib jadi perhatian. Aspek-aspek tersebut meliputi pedoman pemeliharaan, prosedur pemeliharaan, dan sumber daya manusia yang kompeten.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.