Wajib Aplikasi PeduliLindungi Perjalanan Darat Belum Final

Kompas.com - 30/08/2021, 09:22 WIB
Aplikasi PeduliLindungi, Pendaftaran Vaksin Covid ITDCAplikasi PeduliLindungi, Pendaftaran Vaksin Covid

JAKARTA, KOMPAS.com - Penggunaan aplikasi PeduliLindungi bagi penumpang moda transportasi umum, belum final oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub), terutama untuk sektor angkutan umum darat.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, aturan sudah dibahas pada rapat, namun belum diterapkan karena akan difinalisasi lebih dulu sebelum diimplementasi.

"Baru dirapatkan, besok ini (30/8/2021) akan kita perkuat lagi untuk teknis pelaksanaan seperti apa. Jadi kita finalisasi agar bisa segera diterapkan," ucap Budi saat dihubungi Kompas.com, Minggu (29/8/2021).

Baca juga: Viral, Video Polisi Amankan Vespa Modifikasi Lebarnya Sebadan Jalan

Budi mengatakan, nantinya calon penumpang semua moda transportasi umum di darat, ketika berada di terminal wajib melakukan scan barcode dari aplikasi PeduliLindungi.

Terminal bus yang dikelola BPTJDOK. BPTJ Terminal bus yang dikelola BPTJ

Hal tersebut dilakukan guna mengetahui apakah calon penumpang yang akan melakukan perjalanan, sudah melakukan vaksinasi atau belum.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Intinya semua penumpang, khususnya untuk pemberangkatan itu akan scan barcode di PeduliLindungi. Teknisnya sudah ada, tapi masih belum final saja," ujar Budi.

Baca juga: Pilihan SUV Diesel Bekas Kurang dari Rp 100 juta

Penggunaan apilikasi PeduliLindungi akan jadi syarat penumpang pada semua moda angkutan umum. 

Pemudik menggunakan angkutan bus di Terminal Tanjung Priok  menunggu keberangkatan, Jumat (23/6/2017)Kompas.com/David Oliver Purba Pemudik menggunakan angkutan bus di Terminal Tanjung Priok menunggu keberangkatan, Jumat (23/6/2017)
 

Penerapannya akan dilakukan pada simpul-simpul transportasi, seperti bandara, stasiun, pelabuhan atau dermaga, serta terminal-terminal bus.

Selain mempermudah pengecekan penumpang, dengan penggunaan aplikasi PeduliLindungi juga bisa mencegah adanya pemalsuan dokumen karena data yang lebih lengkap.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.